Dipepet Partai Gerindra, Dukungan Pemilih Muslim ke PDIP Menurun

Dwi Bowo Raharjo, Walda Marison

Rabu, 20 Februari 2019 | 18:23 WIB
Dipepet Partai Gerindra, Dukungan Pemilih Muslim ke PDIP Menurun
PDIP luncurkan tagline dan atribut milenial. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Penliti senior Lingkar Survei Indonesia (LSI) Rully Akbar mengatakan ada penurunan dukungan warga muslim kepada PDI Perjuangan di Pemilu 2019. Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA bulan Desember 2018 sebanyak 24,6 persen warga muslim memilih PDIP, kini turun menjadi 18,4 persen pada Januri 2019.

Akbar menyebut dukungan untuk PDIP dari warga muslim turun setelah aksi 212. Dari turunnya dukungan warga muslim ke PDIP, ternyata menguntungkan untuk Partai Gerindra.

"Berpengaruh di kalangan muslim dan memperkuat barisan Prabowo - Sandi. Waktu itu makanya ada kenaikan di Oktober sampai Januari," ujar Rully di Kantor LSI Denny JA, kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (20/2/2019).

Berdasarkan hasil survei yang di rilis LSI, jumlah pemilih muslim partai Gerindra naik dari 14,3 persen pada Desember 2018 dan kini Januari 2019 menjadi 16,6 persen.

Namun jumlah ini tidak mempengaruhi posisi PDIP yang tetap memuncaki pemilih muslim dengan prentasi terbanyak.

Perolehan suara yang didapati PDIP sebesar 18,4 persen. Kemudian disusul Gerindra 16,6 persen, Golkar 11,0 persen, PKB 9,3 persen, dan Demokrat 5,9 persen. Angka ini didapat dari 85 persen pemilih Indonesia.

"PDIP masih paling banyak dipilih, namun jarak yang sangat tipis dengan Gerindra," kata Rully.

Sebelumnya LSI merilis hasil survei elektabilitas 20 Parpol peserta Pemilu 2019 berdasarkan 6 kategori pemilih. Enam kategori itu diantaranya pemilih muslim, minoritas, milenial, wong cilik, emak-emak, dan kalangan terpelajar.

Survei dilakukan pada 18-25 Januari 2019 dengan menggunakan 1.200 responden dan dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuisioner. Margin of error survei ini adalah 2,8 persen.

baca juga

Dari data yang dimilik Rully dari enam kategori, PDIP memimpin perolehan suara dengan populasi sebesar 23,7 persen. Sedangkan Gerindra menempati posisi kedua sebesar 14,6 persen.

Sedangkan Posisi ketiga Partai Golkar 11,3%, Posisi keempat diduduki Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8,2 persen dan Partai Demokrat sebesar 5,4 persen yang menempati posisi kelima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas Unggul di Pemilu 2019, PDIP Kena Efek Ekor Jas Jokowi

Elektabilitas Unggul di Pemilu 2019, PDIP Kena Efek Ekor Jas Jokowi

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 18:00 WIB

Gerindra Bantah Jokowi Pernah Bekerja di Perusahaan Milik Prabowo

Gerindra Bantah Jokowi Pernah Bekerja di Perusahaan Milik Prabowo

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 17:35 WIB

Pemilih Muslim hingga Emak-emak Lebih Suka PDIP ketimbang Gerindra

Pemilih Muslim hingga Emak-emak Lebih Suka PDIP ketimbang Gerindra

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 16:52 WIB

Usut Pelanggaran HAM, Prabowo Akan Tunjuk Jaksa Agung dari Non Parpol

Usut Pelanggaran HAM, Prabowo Akan Tunjuk Jaksa Agung dari Non Parpol

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 15:31 WIB

Terkini

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:24 WIB

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:18 WIB

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:11 WIB

Bahlil Ungkap Hasil Rapat DEN dengan Prabowo di Istana

Bahlil Ungkap Hasil Rapat DEN dengan Prabowo di Istana

Video | Kamis, 17 September 2026 | 21:10 WIB

Padukan Realita dan AI, Lea Simanjuntak Hadirkan Visual Magis dalam Video Klip Ruang Dihatimu

Padukan Realita dan AI, Lea Simanjuntak Hadirkan Visual Magis dalam Video Klip Ruang Dihatimu

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 21:08 WIB

KPK Sita Dokumen Layanan Pertanahan Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN

KPK Sita Dokumen Layanan Pertanahan Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

Arti Mimpi Bencana Alam, Pertanda Baik atau Buruk?

Arti Mimpi Bencana Alam, Pertanda Baik atau Buruk?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam

Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam

Video | Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

Tiga Orang Tewas, Pemerintah Mulai Kaji Penggunaan Sound Horeg

Tiga Orang Tewas, Pemerintah Mulai Kaji Penggunaan Sound Horeg

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:41 WIB

Timnas Indonesia TC di China, Garuda Muda Siapkan Ujian Jelang Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia TC di China, Garuda Muda Siapkan Ujian Jelang Piala Asia U-20 2027

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 20:39 WIB

×