Maruf Amin: Munajat 212 Beda dengan Aksi Bela Islam 212

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:27 WIB
Maruf Amin: Munajat 212 Beda dengan Aksi Bela Islam 212
Suasana Munajat 212 di Monas, Jakarta, Kamis (21/2). [Suara.com/Fakhri Hermansya]

Suara.com - Calon Wakil Presiden pasangan Jokowi, Maruf Amin menegaskan Munajat 212 yang digelar di Monas, Kamis (21/2/2019) kemarin malam berbeda dengan Aksi Bela Islam 212 yang gelar pada 2 Desember 2016. Keduanya beda tujuan.

Dalam acara Malam Munajat 212 bertajuk Mengetuk Pintu Langit untuk Keselamatan Agama Bangsa dan Negara tersebut, MUI DKI Jakarta bersama Lembaga Dakwah Front dan Majelis Taklim se-Jabodetabek bekerja sama menjadi panitia.

Sementara Aksi Bela Islam 212 digelar untuk mendesak kepolisian memenjarakan Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus penodaan agama. Saat itu Ahok tengah bertarung di Pilkada DKI Jakarta melawan Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

"Jadi kalau soal 212 itu sebenarnya kalau masalahnya [dengan Ahok] sudah selesai. Kenapa? Karena kan sifatnya penegakan hukum [tindak pidana penistaan agama]. Tapi kalau untuk bermunajat, bersilahturahim, tidak ada masalah," ungkap Maruf Amin di rumahnya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2/2019).

Maruf Amin meminta panitia Munajat 212 tidak mempolitisasi MUI atau Majelis Ulama Indonesia. Maruf Amin yang juga Ketua Umum MUI non aktif itu mengklaim MUI netral di Pilpres 2019 ini. Maruf Amin pun menjelaskan MUI tetap netral dan independen selepas menyelenggarakan Malam Munajat 212.

"Kalau munajatnya sih tidak masalah, yang penting jangan jadi kendaraan politik. Jangan mempolitisasi MUI," ungkap Maruf Amin.

Maruf Amin menjelaskan jika dirinya tidak ingin MUI menjadi kendaraan politiknya menjadi Cawapres pasangan Jokowi. Itu juga yang perlu dilakukan oleh MUI cabang DKI Jakarta.

"Saya cawapres, tapi saya tidak mau menggunakan MUI sebagai kendaraan politik saya. MUI biar independen, tidak boleh digunakan, itu sudah menjadi kesepakatan. Karena itu MUI DKI [Jakarta] jangan menggunakan MUI sebagai kendaraan politik, itu menyimpang dari kesepakatan," tambahnya.

baca juga
Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin Bicara Munajat 212: Jangan Politisasi MUI

Maruf Amin Bicara Munajat 212: Jangan Politisasi MUI

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:16 WIB

Jurnalis Diintimidasi di Munajat 212, FPI: Laskar Salah Sasaran

Jurnalis Diintimidasi di Munajat 212, FPI: Laskar Salah Sasaran

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:12 WIB

Warganet Ramai-ramai Kecam Intimidasi Jurnalis di Acara Munajat 212

Warganet Ramai-ramai Kecam Intimidasi Jurnalis di Acara Munajat 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:08 WIB

Bawaslu Didesak Tindak Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212

Bawaslu Didesak Tindak Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 12:24 WIB

TKN Jokowi - Maruf Amin Sebut Munajat 212 Bernuansa Politik Dukung Capres

TKN Jokowi - Maruf Amin Sebut Munajat 212 Bernuansa Politik Dukung Capres

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:51 WIB

Terkini

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:17 WIB

Cuma Bayar Rp25 Ribu Sebulan, Dusun Tangsi Jaya Buktikan 'Kedaulatan Energi' Lewat Arus Sungai

Cuma Bayar Rp25 Ribu Sebulan, Dusun Tangsi Jaya Buktikan 'Kedaulatan Energi' Lewat Arus Sungai

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:16 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Pria untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Pria untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:15 WIB

Comeback Dramatis di Markas Melbourne Victory, Persib Lolos ke 16 Besar ACL 2

Comeback Dramatis di Markas Melbourne Victory, Persib Lolos ke 16 Besar ACL 2

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 17:14 WIB

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 17:12 WIB

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 17:07 WIB

×