Jurnalis Diintimidasi di Munajat 212, FPI: Laskar Salah Sasaran

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:12 WIB
Jurnalis Diintimidasi di Munajat 212, FPI: Laskar Salah Sasaran
Jurnalis diintimidasi di acara Munajat 212. (Istimewa)

Suara.com - Ormas FPI mengakui ada jurnalis diintimidasi di acara Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) malam kemarin. FPI menilai itu hanya salah paham.

Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin mengatakan ada di lokasi saat intimidasi terjadi. Kata Novel, jurnalis detik.com bernama Satria itu menjadi objek salah sasaran oleh massa yang sedang mencari pelaku pencuri handphone miliki peserta acara. Satria saat itu mendapati perlakuan dicekik hingga dipaksa menghapus rekaman video.

"Ada sebagian laskar salah sasaran ternyata yang kepegang wartawan dan segera dilepas, yang copet sudah diamankan," kata Novel kepada Suara.com, Jumat (22/2/2019).

"Itu terjadi di belakang panggung yang tidak bersentuhan dengan massa Munajat 212," sambungnya.

Novel yang saat itu sedang berada di atas panggung langsung menghampiri lokasi kericuhan dan menyatakan kalau masalah tersebut sudah selesai begitu menyadari adanya salah sasaran. Dirinya juga menegaskan kalau masalah itu hanyalah sebuah kesalahpahaman.

"Saya di atas panggung pas saya turun masalah sudah selesai dan jelas. Iya benar (salah paham) dan sudah clear," pungkasnya.

Kejadian itu diceritakan oleh jurnalis dari sebuah media online Walda Marison yang melihat Satria mendapatkan intimidasi itu.

Saat itu, Walda sedang berada di belakang panggung bersama jurnalis lainnya saat acara sedang berlangsung. Tiba-tiba kericuhan pecah di area acara yang diduga berasal dari adanya copet.

"Jadi awalnya saya sedang duduk di belakang panggung, kemudian terjadi kericuhan di antara orang FPI dan Laskar FPI. Kami semua wartawan langsung nimbrung ke kericuhan tersebut," ujar Walda kepada Suara.com, Kamis (21/2/2019).

Saat itulah, Satria berada di posisi paling depan diantara jurnalis lainnya sembari mengabadikan gambar melalui rekaman selular. Akhirinya, Satria ditarik oleh kerumunan massa untuk diamankan.

"Nah satu wartawan, Satria kebetulan paling dekat dan merekam di lokasi kericuhan. Mungkin orang FPI sadar kalau Satria merekam full. Dia paling dekat. Kemudian dia paksa Satria untuk hapus rekaman," jelasnya.

Tak hanya itu, Satria juga mengalami perlakuan kasar oleh massa di sana. Walda yang berusaha melerai kericuhan tersebut malah menjadi sasaran copet. Alhasil ponsel genggam Walda rumah raib.

"Sempat ada perlakuan kasar kepada Satria. Di cekik, di cakar, kemudian bajunya ditarik-tarik," tutur Walda.

"Saat itu saya berusaha tarik Satria dari kerumunan sambil merekam, saya tarik Satria tapi gak bisa. HP saya taruh di kantung baju. Pas di kerumunan, hp saya hilang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warganet Ramai-ramai Kecam Intimidasi Jurnalis di Acara Munajat 212

Warganet Ramai-ramai Kecam Intimidasi Jurnalis di Acara Munajat 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:08 WIB

Bawaslu Didesak Tindak Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212

Bawaslu Didesak Tindak Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 12:24 WIB

TKN Jokowi - Maruf Amin Sebut Munajat 212 Bernuansa Politik Dukung Capres

TKN Jokowi - Maruf Amin Sebut Munajat 212 Bernuansa Politik Dukung Capres

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:51 WIB

Tim Jokowi Kutuk Aksi Intimidasi Jurnalis di Munajat 212

Tim Jokowi Kutuk Aksi Intimidasi Jurnalis di Munajat 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:42 WIB

Jurnalis yang Diintimidasi di Munajat 212 Jalani Visum dan Lapor Polisi

Jurnalis yang Diintimidasi di Munajat 212 Jalani Visum dan Lapor Polisi

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:24 WIB

Terkini

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:30 WIB

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:29 WIB

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:28 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:22 WIB

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi

Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak

Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB