Jokowi Mau Bagikan Kartu Sakti Lagi, Rizal Ramli: Cara Recehan!

Agung Sandy Lesmana

Senin, 25 Februari 2019 | 14:13 WIB
Jokowi Mau Bagikan Kartu Sakti Lagi, Rizal Ramli: Cara Recehan!
Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Mantan Menteri Kooordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengkritik terkait program baru capres petahana Joko Widodo terkait pembagian Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah). Menurutnya, rencana pembagian kartu sakti tersebut merupakan cara recehan yang semata-mata dilakukan agar bisa meraih simpatik dari masyarakat di Pilpres 2019.

"Rencana itu seperti memberikan gula-gula saja. Tidak memiliki rencana jangka panjang. Cara recehan," kata  Rizal Ramli dalam sebuah diskusi bertajuk Indonesia Perlu Pemimpin Optimis yang Bawa Perubahan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/02/2019).

Diketahui, rencana pembagian kartu sakti itu disampaikan Jokowi saat berpidato di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). Pembuatan tiga kartu saksi itu di antaranya adalah Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah), Kartu Pra Kerja, dan Kartu Sembako Murah.

Kebijakan tersebut dianggap Rizal Ramli tidak memiliki dampak jangka panjang. Menurut Rizal, seharusnya dari pada memberikan kartu, pelajar harus ditingkatkan semangat kompetisinya. Hal ini dilakukan agar para pelajar tidak ketergantungan terhadap kartu-kartu tersebut.

Anggaran pendidikan yang berjumlah Rp 440 triliun disisihkan sebesar Rp 20 triliun. Rizal beranggapan dana tersebut dapat digunakan untuk terfokus pada pengadaan kompetisi-kompetisi akademik maupun non akademik.

"Dari 440 triliun, coba dibagi lagi 20 triliun untuk kompetisi bagi pelajar. Biar pelajar terbiasa berkompetisi, tidak kayak bapak-bapaknya yang beda pilihan malah berantem. Saya yakin kualitas pendidikan Indonesia akan meningkat pesat," kata Rizal.

Selain masalah kartu, Rizal juga menjelaskan biaya pendidikan di Indonesia akan terus bertambah. Sehingga dalam lima tahun kedepan pemerintah tidak akan bisa membiayai sepenuhnya.

Solusi dari Rizal Ramli adalah dengan membuat Undang - Undang land grant atau memberikan tanah negara kepada universitas. Selain itu juga membebaskan pajak pendapatan bagi kampus agar nantinya kampus dapat meningkatkan sarana dan prasarananya untuk memperbaiki kualitas pendidikan.

"Harusnya kita buat Undang - Undang land grant. Negara kasih tanahnya ke kampus. Kita bebaskan pajak jadi kampus makin kaya. Anggarannya bisa buat sarana-sarana lainnya," terang Menko Perekonomian masa Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu. (Fakhri Fuadi)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizal Ramli: Saya Kecewa, Sekarang Jokowi Saya Panggil Presiden Widodo

Rizal Ramli: Saya Kecewa, Sekarang Jokowi Saya Panggil Presiden Widodo

News | Senin, 25 Februari 2019 | 13:27 WIB

Pengamat: Jokowi Tak Salah Singgung Lahan Milik Prabowo di Debat Pilpres

Pengamat: Jokowi Tak Salah Singgung Lahan Milik Prabowo di Debat Pilpres

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 18:38 WIB

Gerindra Bantah Jokowi Pernah Bekerja di Perusahaan Milik Prabowo

Gerindra Bantah Jokowi Pernah Bekerja di Perusahaan Milik Prabowo

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 17:35 WIB

Pemilih Muslim hingga Emak-emak Lebih Suka PDIP ketimbang Gerindra

Pemilih Muslim hingga Emak-emak Lebih Suka PDIP ketimbang Gerindra

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 16:52 WIB

HNW: Jalan 191 Ribu Kilometer Digarap Era Soekarno, Jokowi Cuma Lanjutkan

HNW: Jalan 191 Ribu Kilometer Digarap Era Soekarno, Jokowi Cuma Lanjutkan

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 19:15 WIB

Terkini

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:05 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

×