Gunung Merapi Catat Rekor Status Waspada Terlama, Warga Tetap Tenang

Bangun Santoso

Selasa, 26 Februari 2019 | 15:54 WIB
Gunung Merapi Catat Rekor Status Waspada Terlama, Warga Tetap Tenang
Gunung Merapi. (Suara.com/Sri Handayani)

Suara.com - Meskipun status waspada Gunung Merapi telah ditetapkan sejak Mei 2018, warga di sekitar gunung api itu kini terpantau relatif tenang. Menurut pantauan Balai Induk Balerante, dalam lima hari terakhir kondisi Gunung Merapi relatif landai.

"Secara garis besar hampir lima hari Merapi relatif lebih landai. Hanya terpantau beberapa kali guguran," ujar Koordinator Balai Induk Balerante, Agus Sarnyata, kepada Suara.com, Selasa (26/2/2019).

Pada Senin (25/2/2019) kemarin, Gunung Merapi memang sempat menyemburkan awan panas. Bunyi semburan awan terdengar hingga beberapa kilometer di bawahnya, namun secara visual tidak tampak.

"Kurang lebih jam 11. Ke arah Kali Gendol. Sekitar satu kilometer," kata Agus.

Menurut Agus, status waspada Gunung Merapi kali ini merupakan yang terpanjang sejak 2006. Pada saat itu, status waspada hanya berlangsung selama tiga bulan. Pada 2010, status itu bahkan lebih singkat.

Letusan terbesar Gunung Merapi pada 2010 menjadi pengalaman berharga bagi warga sekitar. Sebelumnya, sebagai pemantau stasiun, Agus mengaku sering menemui warga yang menolak diamankan atau turun gunung. Mereka umumnya memilih bertahan karena tak menyangka erupsi yang terjadi akan begitu besar dan memakan korban.

Kini, dengan kesiapsiagaan lebih, para warga jauh lebih tenang. Mereka beraktivitas seperti biasa, namun tetap waspada. Pada malam hari, mereka mengawasi adanya lava pijar. Mereka juga memantau sinyal yang ditunjukkan oleh handy-talky.

"Kalau suaranya agak bergelombang berarti ada sesuatu. Guguran atau apa," ucap Agus.

Kepanikan sempat terjadi pada bulan Ramadan tahun lalu. Saat itu terjadi letusan freatik secara tiba-tiba. Sejumlah warga pun bereaksi dengan cepat untuk menyelamatkan diri.

baca juga

Selain pandangan mata, warga juga mengandalkan informasi dari Whatsapp Group, media sosial, dan streaming dari kamera pengintai (CCTV).

Balai Induk Balerante dibangun pada 2006. Stasiun ini menjadi salah satu acuan informasi tentang kondisi Gunung Merapi terkini untuk beberapa wilayah, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

Kontributor : Sri Handayani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hidup Serba Sulit, Warga Merapi Minta Status Rawan Bencana Dicabut

Hidup Serba Sulit, Warga Merapi Minta Status Rawan Bencana Dicabut

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 14:58 WIB

Andalkan WhatsApp, Warga Cangkringan Siap Mengungsi Jika Merapi Bergolak

Andalkan WhatsApp, Warga Cangkringan Siap Mengungsi Jika Merapi Bergolak

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:56 WIB

Merapi Luncurkan Awan Panas Hingga Sejauh 1 Km Lebih

Merapi Luncurkan Awan Panas Hingga Sejauh 1 Km Lebih

News | Senin, 25 Februari 2019 | 16:56 WIB

Sabtu Pagi, Gunung Merapi Alami 6 Kali Gempa Guguran

Sabtu Pagi, Gunung Merapi Alami 6 Kali Gempa Guguran

News | Sabtu, 23 Februari 2019 | 10:47 WIB

Gunung Merapi Lima Kali Alirkan Lava Pijar pada Selasa

Gunung Merapi Lima Kali Alirkan Lava Pijar pada Selasa

Tekno | Selasa, 05 Februari 2019 | 12:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×