Kemendikbud Kucurkan Dana Pendidikan Rp 1 Triliun ke Banyu Asin

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Februari 2019 | 16:41 WIB
Kemendikbud Kucurkan Dana Pendidikan Rp 1 Triliun ke Banyu Asin
Mendikbud Muhajir Effendy. (Suara.com/Andhiko)

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengucurkan anggaran Rp 1 triliun ke Kabupaten Banyu Asin. Mendikbud Muhajir Effendy meminta kepada pejabat Bupati Banyu Asin, Sumatera Selatan serius memprioritaskan pendidikan di daerahnya.

Bantuan Rp 1 triliun itu akan difokuskan untuk keperluan bantuan operasional sekolah (BOS), pembangunan unit sekolah baru, rehabilitasi ruang kelas serta pembangunan non fisik lainnya. Dana tersebut belum termasuk KIP dan DAU yang untuk gaji dan tunjangan guru.

"Untuk tahap awal kita kucurkan Rp350 miliar dana alokasi khusus (DAK)," tegas Muhajir di Banyu Asin, Kamis (28/02/2019).

Ia menilai jika sektor pendidikan di Kabupaten Banyu Asin memiliki tantangan tersendiri dengan wilayahnya yang sebagian besar merupakan perairan. Perlu dedikasi dari guru dan perhatian dari pemerintah untuk memberikan fasilitas yang cukup agar ada guru yang bersedia ditugaskan di wilayah perairan yang cukup terpencil.

"Tugas pemerintah daerah itu untuk memenuhi kebutuhan guru di tempat mereka mengabdi. Pemerintah pusat menyediakan bantuan, nanti pemerintah daerah yang menimbang apa pembangunan yang prioritas," ujar dia.

Bupati Banyuasin Askolani menambahkan, di wilayahnya saat ini terdapat 200 bangunan sekolah SD dan SMP yang harus mendapatkan sentuhan perbaikan. Selain pembangunan fisik, Pemkab Banyuasin pun telah mengalokasikan Rp 27 miliar dari APBD Kabupaten untuk dana alokasi kesejahteraan guru honorer.

"Kondisi riil pendidikan di Banyuasin paling memprihatinkan di daerah perairan. Di satu sekolah, PNS-nya hanya kepala sekolah, sisanya guru honorer. Kalau tidak ada guru honorer, saya tidak bisa membayangkan bagaimana pendidikan di sini," ujar dia.

Ia juga mengakui jika banyak guru PNS yang enggan ditempatkan di lokasi perairanyang terpencil karena fasilitas dan infrastrukturnya tidak memadai. Oleh karena itu, pihaknya pun secara bertahap akan membangun infrastruktur pendukung dan fasilitas pelengkap bagi guru yang ditempatkan di daerah perairan.

"Kita bangun infrastruktur dan fasilitas penginapan atau rumah dinasnya. Sekarang sudah ada beberapa guru yang sudah bersedia ditempatkan di daerah perairan. Meskipun belum memenuhi kebutuhan gurunya, tapi secara bertahap akan kami terus upayakan," tegasnya.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korupsi Dana Desa, Pak Kades Beli Mobil Bekas dan Ajak Istri Jalan-jalan

Korupsi Dana Desa, Pak Kades Beli Mobil Bekas dan Ajak Istri Jalan-jalan

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 14:05 WIB

Sandiaga Curhat ke Anies Sebelum Hadapi Ma'ruf Amin di Debat Ketiga

Sandiaga Curhat ke Anies Sebelum Hadapi Ma'ruf Amin di Debat Ketiga

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 08:08 WIB

Edian Saputra Tega Bunuh Ibu Kandungnya yang Sedang Mencuci

Edian Saputra Tega Bunuh Ibu Kandungnya yang Sedang Mencuci

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 15:57 WIB

Setelah Disiksa, Haris Korban Salah Tangkap Dipaksa Ngaku Telah Memperkosa

Setelah Disiksa, Haris Korban Salah Tangkap Dipaksa Ngaku Telah Memperkosa

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 11:27 WIB

Bayi Kelamin Ganda Lahir di Sumsel, Tumbuh Penis di Usia Setahun

Bayi Kelamin Ganda Lahir di Sumsel, Tumbuh Penis di Usia Setahun

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB