Buru Anak Osama bin Laden, AS Tawarkan Hadiah Rp 14 Miliar

Bangun Santoso

Jum'at, 01 Maret 2019 | 13:36 WIB
Buru Anak Osama bin Laden, AS Tawarkan Hadiah Rp 14 Miliar
Hamza bin Laden, anak Osama bin Laden jadi buruan Pemerintah AS. (AFP)

Suara.com - Hamza bin Laden, anak dari mendiang pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden menjadi buruan Pemerintah Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, demi mendapatkan buruannya itu, AS menawarkan hadiah uang sebesar 1,13 juta dolar AS atau sekitar Rp 14 miliar

bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi keberadaan Hamza.

Seperti dilansir AFP, yang dikutip dari CNN, Jumat (1/3/2019), keberadaan Hamza sampai saat ini masih menjadi misteri sepeninggal ayahnya. Terakhir ia diduga berada di Pakistan, Afghanistan, Suriah, atau Iran dan dianggap menjadi sosok penerus sang ayah di Al-Qaeda.

"Hamza bin Laden adalah anak dari mendiang mantan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden dan mulai muncul sebagai pemimpin Al-Qaeda yang baru," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri AS.

Hamza yang diperkirakan saat ini berusia 30 tahun beberapa kali mengancam menyerang AS, untuk membalas dendam kematian ayahnya pada 2011 silam. Saat itu sang ayah ditembak dalam penggerebekan oleh anggota pasukan khusus Angkatan Laut AS, Navy SEALs, di rumah persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan.

Badan Intelijen AS (CIA) memperkirakan Hamza bisa muncul sebagai sosok pengganti sang ayah, dan bahkan bisa lebih ekstrem dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

Empat tahun lalu, rekaman suara yang diduga Hamza menganjurkan supaya para militan pergi dan bersatu dalam perang di Suriah yang dianggap bisa menjadi jalan untuk membebaskan Palestina. Setahun kemudian dia kembali menerbitkan rekaman suara supaya menggulingkan kepemimpinan kerajaan Arab Saudi.

Setelah Osama meninggal, tiga istri dan sejumlah anak-anaknya kembali ke Arab Saudi. Namun, keberadaan Hamza tetap tidak diketahui. Dia diduga tinggal bersama sang ibu di Iran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Iran sengaja membuatnya menjadi tahanan rumah sebagai salah satu cara menekan Arab Saudi dan juga menghindari Al-Qaeda menyerang Iran.

baca juga

Salah satu saudara tiri Hamza mengatakan, saudaranya kemungkinan berada di Afghanistan. Dia juga mengatakan Hamza menikahi anak dari Muhammad Atta, salah satu pemimpin serangan pada 11 September 2001 di Gedung World Trade Center, New York, AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Pesan Inspiratif Pandji Pragiwaksono saat Selfie di Times Square, USA

Ini Pesan Inspiratif Pandji Pragiwaksono saat Selfie di Times Square, USA

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2019 | 08:15 WIB

Persamuhan Kim Jong Un dan Trump Berakhir Buntu, AS Tolak Cabut Sanksi

Persamuhan Kim Jong Un dan Trump Berakhir Buntu, AS Tolak Cabut Sanksi

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 18:25 WIB

Pertemuan Trump - Kim Jong Un di Vietnam Berakhir Tanpa Kesepakatan

Pertemuan Trump - Kim Jong Un di Vietnam Berakhir Tanpa Kesepakatan

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 16:06 WIB

Pertemuan Trump - Kim Jong Un, AS Berencana Buka Perwakilan di Korut?

Pertemuan Trump - Kim Jong Un, AS Berencana Buka Perwakilan di Korut?

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 14:29 WIB

Utang Para Petani di AS Capai Rp 5.726 Triliun

Utang Para Petani di AS Capai Rp 5.726 Triliun

Bisnis | Kamis, 28 Februari 2019 | 09:22 WIB

Terkini

Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?

Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit

Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

×