AHY Tak Sebut Dukung Prabowo, Maruf Amin: Demokrat Dukung Jokowi dan Saya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 03 Maret 2019 | 14:05 WIB
AHY Tak Sebut Dukung Prabowo, Maruf Amin: Demokrat Dukung Jokowi dan Saya
Komando Satuan Tugas Bersama (KOGASMA) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Calon Wakil Presiden pasangan Jokowi, Maruf Amin menilai Demokrat cenderung netral di Pilpres 2019. Sebab dalam pidato rekomendasi Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, dia tidak menyebut langsung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebagai kubu yang mereka dukung.

Maruf Amin menilai partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY itu membebaskan kadernya untuk memilih Jokowi - Maruf Amin atau juga Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019.

"Artinya kita anggap dia netral untuk memilih siapa saja yang terbaik buat warga bangsa," kata Ma'ruf Amin ditengah kegiatan silaturahmi ke Banten, Minggu (3/3/2019).

Maruf Amin menilai AHY dan Demokrat tidak berani menyatakan dukungan ke salah satu capres - cawapres, termasuk ke Jokowi - Maruf Amin.

"Karena tidak berani menyebut berarti ada kecenderungan untuk mendukung Pak Jokowi dan saya," ujar Maruf Amin.

Sebelumnya Komandan Kogasma Partai Demokrat AHY menyampaikan rekomendasi program-program yang dapat dijalankan Presiden yang terpilih dalam Pilpres 2019. Demokrat sendiri selama ini telah menyatakan dukungan bagi pasangan Prabowo-Sandiaga, namun rekomendasi Demokrat ditujukan bagi Presiden Terpilih.

Dalam pidato itu, AHY meminta Presiden dan Wakil Presiden yang akan datang untuk melanjutkan program-program pro rakyat Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

AHY mengatakan, rekomendasi Partai Demokrat terkait program SBY bertujuan untuk membantu masyarakat miskin dan kurang mampu. Sehingga masyarakat miskin dapat terjamin dan meningkat kelayakan hidupnya.

Meski demikan, AHY tidak menyebut pesannya tersebut dikhususkan untuk siapa. Namun Partai Demokrat di Pemilu 2019 mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.

Setelah itu, AHY menyebutkan sejumlah program-program SBY yang harus dilanjutkan pada pemerintahan selanjutnya di bawah kepemimpinan presiden terpilih.

"Program-Program Pro Rakyat SBY tersebut antara lain; PKH, Raskin, BLSM, BPJS, BOS, Bidik Misi, LPDP, Beasiswa Santri, KUR dan PNPM, serta penyaluran subsidi secara tepat sasaran; seperti subsidi BBM, listrik dan pupuk," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Keluarga dan Dukung Jokowi, Sandiaga: Saya Tak Kenal Rudi Uno

Ngaku Keluarga dan Dukung Jokowi, Sandiaga: Saya Tak Kenal Rudi Uno

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 14:01 WIB

Di Depan Para Milenial, Hasto Bandingkan Prabowo dengan Artis Cinta Laura

Di Depan Para Milenial, Hasto Bandingkan Prabowo dengan Artis Cinta Laura

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 13:48 WIB

Singgung Kebocoran, Prabowo: Indonesia Lebih Liberal dari Mbahnya Liberal

Singgung Kebocoran, Prabowo: Indonesia Lebih Liberal dari Mbahnya Liberal

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 13:44 WIB

Prabowo: Kapal Kita Sedang Bocor, Boleh Prabowo Diejek Dibilang Pesimis

Prabowo: Kapal Kita Sedang Bocor, Boleh Prabowo Diejek Dibilang Pesimis

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 13:31 WIB

Maruf Amin: NKRI Harga Mati,Solawat Sampai Mati, Taubat Sebelum Mati

Maruf Amin: NKRI Harga Mati,Solawat Sampai Mati, Taubat Sebelum Mati

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 13:10 WIB

Terkini

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB