Bunuh Bayi dan Istri karena Tolak Ngeseks, Pembunuh Ini Dikenal Rajin Salat

Agung Sandy Lesmana

Senin, 04 Maret 2019 | 13:39 WIB
Bunuh Bayi dan Istri karena Tolak Ngeseks, Pembunuh Ini Dikenal Rajin Salat
Lokasi AP dan bayinya saat ditemukan setelah dibunuh suaminya. (Bantennews.co.id)

Suara.com - Polisi telah meringkus AR (40), pelaku yang diduga membunuh istrinya, AP (25) lantaran menolak berhubungan hubungan badan dengan alasan baru melahirkan. Bahkan, aksi pembunuhan itu juga merenggut nyawa bayi dari pasungan suami-istri (pasutri) tersebut.

Mencuatnya kasus ini, membuat heboh rekan-rekan AR maupun AP di lingkungan kerja mereka. Pasalnya, AR yang bekerja sebagai asisten dokter di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon dikenal pendiam dan rajin ibadah.

“Betul mereka suami-istri, kalau suaminya itu dia perawat, asisten dokter berstatus pegawai tetap. Sedangkan istrinya bekerja di bagian informasi dengan status pegawai outsourcing,” kata Direktur Komersial RSKM Suriadi Arif saat dihubungi BantenNews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (4/3/2019).

Suriadi pun tak menyangka jika AR bisa nekat membunuh istrinya sendiri. Sebab, kata dia, pasangan suami-istri itu dikenal memiliki hubungan yang baik dengan seluruh pekerja di RSKM.

“Ya kami syok, tentunya manajemen juga kaget. Karena hari Jumat lalu kita masih ketemu, masih ngobrol baik. Kami merasa kehilangan banget,” kata dia. 

Dia pun mengakui jika hubungan keluarga AR terlihat masih harmonis.

“Kedua orang itu hubungannya baik ya, ibadah mereka juga bagus, saya lihat juga akur-akur saja di sini. Begitu juga dengan atasan dan rekan kerjanya, semua baik,” imbuhnya.

Peristiwa pembunuhan yang dilakukan AR terhadap istrinya itu terjadi di rumah mereka, pagi tadi sekira pukul 04.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, AP tewas dalam kondisi wajah yang penuh berlumur darah hingga ke lantai keramik kamar. Wanita yang baru melahirkan ini diduga sempat menjadi korban penganiayaan, setelah menolak ajakan AR untuk berhubungan badan. AP tewas mengenaskan di bawah ranjang kamarnya. Bahkan dalam insiden itu, turut merenggut nyawa bayinya.

“Ya, mereka kurang lebih baru satu tahunlah menikah. Kalau AP itu anak kedua dari tiga bersaudara. Suaminya itu orang Garut, satu kerjaan di RSKM. Makanya kan enggak mungkin juga kalau penyebabnya gara-gara masalah ekonomi. Kami juga kaget, soalnya suaminya itu setahu saya selama ini pendiam orangnya, nggak banyak omong,” ungkap Muchlis (56), paman AP.

baca juga

Sumber: BantenNews.co.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesal Dituduh Mencuri, Ijur Tusuk Ade sampai Tewas di Halaman Kampus

Kesal Dituduh Mencuri, Ijur Tusuk Ade sampai Tewas di Halaman Kampus

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 19:11 WIB

Waspada, Perampok Modus Nasi Padang Berkeliaran Incar Sopir Truk

Waspada, Perampok Modus Nasi Padang Berkeliaran Incar Sopir Truk

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 18:10 WIB

Cabuli 5 Bocah Pakai Lagu Kasidah, Wanita Berhijab Dikirim ke RS Jiwa

Cabuli 5 Bocah Pakai Lagu Kasidah, Wanita Berhijab Dikirim ke RS Jiwa

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 16:46 WIB

Dibujuk Uang Rp 2 Ribu dan Lagu Kasidahan, Wanita Berhijab Cabuli 5 Bocah

Dibujuk Uang Rp 2 Ribu dan Lagu Kasidahan, Wanita Berhijab Cabuli 5 Bocah

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 15:17 WIB

Akui Pakai Sabu, Sandi Tumiwa: Saya Lagi Galau

Akui Pakai Sabu, Sandi Tumiwa: Saya Lagi Galau

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 13:57 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB