Polisi Duga Andi Arief Berkicau di Twitter Pakai HP Pengacara

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 05 Maret 2019 | 21:21 WIB
Polisi Duga Andi Arief Berkicau di Twitter Pakai HP Pengacara
Barang bukti Andi Arief ditangkap sedang konsubsi sabu. (Dok Istimewa)

Suara.com - Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief kembali membuat heboh karena sempat  mengunggah cuitan di akun Twitter pribadinya pasca diringkus polisi terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Menanggapi hal tersebut, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menduga Andi Arief sempat dipinjamkan telepon seluler (ponsel) milik pengacara saat masuk waktu istirahat di ruang pemeriksaan.

"Mungkin saat istirahat tidak menuntup kemungkinan oleh pengacaranya dikasih handphone, sehingga yang bersangkutan bisa mengupdate statusnya," ujar Dedi di Mabes Polri, Selasa (5/3/2019).

Akun Twitter @AndiArief_, milik politikus Partai Demokrat, Andi Arief. [Twitter/@AndiArief_]
Akun Twitter @AndiArief_, milik politikus Partai Demokrat, Andi Arief. [Twitter/@AndiArief_]

Sebelumnya, Andi Arief, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, mengejutkan jagat media sosial terutama Twitter. Sebab, ia kembali "berkicau" setelah ditangkap polisi karena kasus narkoba.

Dalam cuitan pada akun Twitter @AndiArief__, Selasa (5/3/2019), Andi Arief berujar, “Tidak ingin berakhir di sini.”

Belum diketahui maksud pasti dari kata 'di sini' yang ditulis olehnya. Andi juga memohon doa agar bisa memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat.

"Tak Ingin berakhir di sini. Kesalahan bisa saja membenamkan, namun upaya menjadi titik awal pencarian jalan hidup dengan kualitas berbeda jika benar-benar tak putus asa. Mohon maaf, saya telah membuat marah dan kecewa. Doakan saya bisa memperbaiki salah menuju benar," tulis Andi Arief.

Untuk diketahui, polisi membekuk Andi Arief saat berada di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019). Diduga, Andi habis mengonsumi sabu-sabu sebelum polisi meringkusnya di salah satu kamar hotel. Dari penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti alat isap sabu alias bong. Buntut dari kasus ini, Andi Arief berencana akan direhabilitasi lantaran hanya dinyatakan sebagai pengguna narkoba.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Bantah Bebaskan Andi Arief

Polisi Bantah Bebaskan Andi Arief

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 21:09 WIB

Andi Arief Terjerat Kasus Narkoba, Fahri Hamzah Sebut Pemerintah Akan Rugi

Andi Arief Terjerat Kasus Narkoba, Fahri Hamzah Sebut Pemerintah Akan Rugi

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 17:08 WIB

Gelisah Dengar Kabar Penangkapan, Sang Kakak Tengok Andi Arief di Tahanan

Gelisah Dengar Kabar Penangkapan, Sang Kakak Tengok Andi Arief di Tahanan

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 15:22 WIB

Sarapan Spesial, Andi Arief Lahap Santap Nasi Ayam di Sel Bareskrim

Sarapan Spesial, Andi Arief Lahap Santap Nasi Ayam di Sel Bareskrim

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 15:01 WIB

Andi Arief Bakal Direhab, Polri: Peran Keluarga Penting Sembuhkan Pecandu

Andi Arief Bakal Direhab, Polri: Peran Keluarga Penting Sembuhkan Pecandu

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 14:12 WIB

Terkini

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

×