Tanggapi Hasto, Cinta Laura Dikuliahi Admin Akun Partai Gerindra

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 06 Maret 2019 | 09:28 WIB
Tanggapi Hasto, Cinta Laura Dikuliahi Admin Akun Partai Gerindra
Cinta Laura [Suara.com/Sumarni]

"Agus Salim. Lelaki kelahiran Agam, Sumatera Barat, ini adalah negarawan dengan otak cemerlang. Dia banyak dipuji karena kemahirannya menguasai banyak bahasa."

"Bahasa Belanda Agus Salim dipelajari pada saat beliau di kapal laut dalam perjalanan menuju Belanda. Dalam sejarah, Agus Salim pernah menjabat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia ke-3 pada periode 3 Juli 1947 – 20 Desember 1949."

"Pada masa jabatannya Agus Salim menjadi ketua delegasi Indonesia dalam Inter Asian Relation Conference di India dan berusaha membuka hubungan diplomatik dengan sejumlah negara Arab, terutama Mesir dan Arab Saudi."

"Dia pernah menempuh pendidikan dasar di Europeesche Lagere School (ELS), yang merupakan sekolah khusus anak-anak Eropa. Salim melanjutkan pendidikannya ke Hoogere Burgerschool (HBS), dan lulus sebagai lulusan terbaik."

"Setidaknya Haji Agus Salim menguasai sembilan bahasa, di antaranya Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Arab, Turki, dan Jepang. Bung Hatta sempat memuji betapa luar biasa kepandaian yang dimilikinya."

"Pada 1906, Salim berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, untuk bekerja di Konsulat Belanda di sana. Pada 1930, digelar konferensi Buruh Internasional di Jenewa. Agus Salim menghadiri konferensi tersebut. Dia didaulat sebagai penasehat delegasi buruh Belanda."

"Pidato Salim dalam bahasa Inggris mengundang decak kagum dari peserta konferensi tersebut. Melihat hebatnya pidato Salim, seorang peserta konferensi menantangnya berpidato dalam bahasa Perancis. Salim menjawab tantangan tersebut. Lagi-lagi pidatonya mendapat pujian.

"Soekarno. Presiden Republik Indonesia Pertama ini adalah seorang kutu buku. Selain menguasai sejumlah bahasa asing, Bung Karno memiliki keahlian berpidato yang luar biasa. Dia dapat menyatukan begitu banyak latar belakang etnik, budaya, dan agama dengan narasinya."

"Kemampuan Bung Karno tersebut diperoleh melalui proses. Namun jelas bahwa buku-buku adalah bagian penting dari proses tersebut. Soekarno remaja sering larut menikmati beragam buku di perpustakaan ayahnya. *Lumayan sama dengan Pak @prabowo ya".

"Kemampuan Bung Karno berbahasa asing juga terlihat dari kedekatannya dengan berbagai pemimpin dunia."

"Howard Jones mengatakan, betapa terkesimanya dia melihat Bung Karno. Dalam pidatonya pemimpin Indonesia itu mampu mengutip panjang kata-kata Jefferson, Lincoln, atau pun Karl Marx persis dalam bahasa aslinya. *Bukan unikon."

"Hamka. Kita memanggilnya dengan Buya Hamka, seorang sastrawan dan ulama yang dicintai di Indonesia. Masyarakat juga mengenal Hamka sebagai ahli filsafat dan aktivis politik. Haji Abdul Malik Karim Amrullah, demikian nama lengkap beliau."

"Beliau lahir di Sungai Batang, Maninjau, Sumatera Barat, pada 16 Februari 1908, Hamka adalah seorang yang mempelajari berbagai ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi, dan politik baik Islam maupun Barat secara otodidak."

"Proses belajar secara otodidak sangat ditunjang dengan kemampuan bahasanya, terutama bahasa Arab. Hamka mahir berbahasa Arab. Itu sebabnya dapat meneliti karya ulama dan pujangga besar di Timur Tengah, seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Aqqad, Mustafa al-Manfaluti."

"Berkat kemampuannya berbahasa Arab itu juga, dia meneliti karya sastra Perancis, Inggris, dan Jerman, seperti Albert Camus, William James, Sigmund Freud, Arnold Toynbee, Jean Paul Sartre, Karl Marx, dan Pierre Loti."

"Hamka adalah salah satu orang Indonesia yang paling produktif menulis dan menerbitkan buku. Buya, berasal dari bahasa Arab, abi atau abuya, yang berarti ayahku. Itu adalah panggilan yang ditujukan untuk seseorang yang dihormati."

"R.M. Panji Sosrokartono. Bung Hatta pernah berkata, “…Kartono, intelektual yang menguasai 17 bahasa asing itu mudah diterima kalangan elite di Belanda, Belgia, Austria, dan bahkan Perancis."

"Dia berbicara dalam bahasa Inggris, Belanda, India, Mandarin, Jepang, Arab, Sanskerta, Rusia, Yunani, Latin. Bahkan dia juga pandai berbahasa Basken (Basque) suatu suku bangsa Spanyol."

"Raden Mas Panji Sosrokartono adalah putera R.M Adipati Ario Sosroningrat, seorang Bupati Jepara. Jika nama Kartono masih tidak familiar, Mba Cinta tentu mengenal sosok Raden Ajeng Kartini. Kartini tidak lain adalah adik kandung dari Sosro. Mba Cinta tahu RA Kartini kan?"

"Pada 1898 Sosrokartono melanjutkan sekolahnya ke negeri Belanda setelah menamatkan pendidikan dari Eropesche Lagere School di Jepara. Awalnya dia masuk sekolah Teknik Tinggi di Leiden, tapi dia putuskan beralih ke Jurusan Bahasa dan Kesusastraan Timur."

"Dia adalah adalah mahasiswa Indonesia pertama yang meneruskan pendidikan ke negeri Belanda."

"Gelar Docterandus in de Oostersche Talen dari Perguruan Tinggi Leiden digenggamnya, Sosro melanglang buana ke seluruh Eropa menjelajahi berbagai pekerjaan."

"Dia ditugaskan untuk memadatkan berita dalam bahasa Perancis menjadi berita yang terdiri dari 30 kata, dan ditulis dalam empat bahasa, Inggris, Spanyol, Rusia, dan Perancis. Beliau pun terpilih sebagai wartawan perang surat kabar The New York Herald Tribune."

"Sosrokartono merupakan seorang polyglot yang menguasai banyak bahasa. Sebanyak 24 bahasa asing dan 10 bahasa suku di Nusantara beliau pelajari."

"Dari tanah Eropa, Sosro selalu mengirimkan buku dan buletin kepada adiknya Kartini. Dari buku-buku kiriman sang kakak itu lah Kartini mendapat pencerahan untuk melahirkan emansipasi perempuan di Tanah Air. *Semoga Mba Cinta juga bisa menjadi pencerahan bagi wanita Indonesia."

"Dan masih banyak lagi tokoh-tokoh bangsa kita yang cukup baik dengan kemampuan berbahasanya menorehkan sejarah bagi bangsa kita, bangsa Indonesia."

Di pengujung kultwit, admin Partai Gerindra menjelaskan bukan untuk membandingkan kemampuan berbahasa Cinta Laura dengan Prabowo.

Kicauan akun Partai Gerindra. [Twitter]
Kicauan akun Partai Gerindra. [Twitter]

Namun, admin hanya ingin menanggapi pernyataan Hasto sekaligus memberikan kuliah sejarah ke Cinta Laura.

"Jadi sekali lagi maksud admin disini ingin menjelaskan bahwa kemampuan berbahasa asing memang bukanlah menjadi faktor utama. Tapi apakah itu menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi seorang pemimpin bangsa??"

"Di sini admin tidak ingin membandingkan kemampuan berbahasa Calon Presiden Mba Cinta dengan Pak @prabowo."

Kicauan akun Partai Gerindra. [Twitter]
Kicauan akun Partai Gerindra. [Twitter]

"Admin hanya ingin menanggapi pernyataan Pak Hasto yang Mba Cinta share sekaligus sedikit memberi kuliah kepada Mba Cinta tentang sejarah tokoh-tokoh bangsa kita, bangsa Indonesia."

"'With languages, you can move from one social situation to another.' Kata Edmund de Waal Mba. Salam 2 Jari."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cinta Laura: Jadi Presiden Itu Berat! Biar Pak Jokowi Saja

Cinta Laura: Jadi Presiden Itu Berat! Biar Pak Jokowi Saja

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 10:35 WIB

Tim Jokowi: Bahasa Inggris Prabowo Kalah dengan Cinta Laura

Tim Jokowi: Bahasa Inggris Prabowo Kalah dengan Cinta Laura

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 14:52 WIB

Terkini

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:08 WIB

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 10:58 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

×