Perantauan Hindu Bali, Nyepi di Jakarta dengan Toleransi dan Kebisingan

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2019 | 14:49 WIB
Perantauan Hindu Bali, Nyepi di Jakarta dengan Toleransi dan Kebisingan
Nengah Sukadana (44) warga, Pulo Gadung, Jakarta Timur. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Hari Raya Nyepi menjadi momentum untuk kembali mengenang suasana kampung halaman bagi Nengah Sukadana (44) warga, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Pria asal Bali itu mangku sudah 24 tahun pergi merantau meninggal kampung halamannya untuk bekerja di ibu kota.

Nengah menuturkan sejak 1995 dirinya memutuskan untuk pergi meninggalkan Bali untuk mengadukan nasib di Jakarta. Hampir setiap tahun Nengah mengaku biasa mengikuti serangkaian ritual upacara menjelang Hari Raya Nyepi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur.

Menurut Nengah, secara ritual keagamaan tidak ada perbedaan antara Hindu di Bali dan di Jakarta. Hanya saja, Nengah mengatakan situasi dan kondisi di Bali memang dinilai jauh lebih tenang untuk melaksanakan ibadah Nyepi.

Jelang Nyepi, Umat Hindu di DKI Jakarta mulai memadati Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. (Suara.com/Yasir)
Jelang Nyepi, Umat Hindu di DKI Jakarta mulai memadati Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. (Suara.com/Yasir)

"Ya paling perbedaannya itu kalau di kampung kan kita lebih khusyu ya, kondisi dan situasi juga mendukung, kalau di sini kan di tengah kota sudah pasti ramai," tutur Nengah di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (6/3/2019).

Meski begitu, Nengah merasa bersyukur di tahun ini kembali bisa merayakan Nyepi bersama keluarga dan umat Hindu lainnya di Jakarta. Hari Raya Nyepi Tahun 1941 ini pun dijadikannya sebagai momentum untuk kembali mengenang suasana semasa di kampung.

Jelang Nyepi, Umat Hindu di DKI Jakarta mulai memadati Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. (Suara.com/Yasir)
Jelang Nyepi, Umat Hindu di DKI Jakarta mulai memadati Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. (Suara.com/Yasir)

"Kalau mau Nyepi kaya gini kita pada ngumpul di Pura seperti ini, seperti kita mengenang masa-masa di kampung dulu," ujarnya.

Berkenaan dengan itu, sebagai umat minoritas yang berada di Jakarta dengan mayoritas penduduknya muslim, Nengah mangku toleransi di Jakarta sangat baik. Apalagi, kata Nengah, Pura Aditya Jaya itu sendiri berdiri bersebelahan dengan Masjid At-Taqwa.

"Kalau toleransi di sini sangat tinggi, yang jaga saja orang-orang luar (umat Hindu), jadi toleransi kita sangat baik kita juga kan berdampingan dangan masjid," ungkapnya.

Jelang Nyepi, Umat Hindu di DKI Jakarta mulai memadati Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. (Suara.com/Yasir)
Jelang Nyepi, Umat Hindu di DKI Jakarta mulai memadati Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. (Suara.com/Yasir)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Perayaan Nyepi, Ribuan Warga Padati Gilimanuk

Jelang Perayaan Nyepi, Ribuan Warga Padati Gilimanuk

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 14:24 WIB

KPID Bali Lakukan Ini untuk Kelancaran Peribadatan Nyepi

KPID Bali Lakukan Ini untuk Kelancaran Peribadatan Nyepi

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 14:03 WIB

Hari Raya Nyepi 2019, Layanan Internet Smartfren di Bali Stop Beroperasi

Hari Raya Nyepi 2019, Layanan Internet Smartfren di Bali Stop Beroperasi

Tekno | Rabu, 06 Maret 2019 | 13:38 WIB

Puluhan Ogoh-ogoh Warnai Ritual Tawur Kasanga di Blitar

Puluhan Ogoh-ogoh Warnai Ritual Tawur Kasanga di Blitar

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 13:09 WIB

Selama Hari Raya Nyepi, Bali Bebas Internet

Selama Hari Raya Nyepi, Bali Bebas Internet

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 12:15 WIB

Terkini

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB