Banjir Terjang 35 Desa di Madiun, Ribuan Rumah Tergenang

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 07 Maret 2019 | 06:43 WIB
Banjir Terjang 35 Desa di Madiun, Ribuan Rumah Tergenang
Warga melintasi jalan yang terendam banjir di Desa Kedungrejo, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (6/3/2019). (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Suara.com - Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur meluas hingga ke 35 desa di delapan kecamatan. Sebelumnya banjir melanda empat kecamatan, dengan jumlah warga yang terdampak mencapai ribuan orang.

"Saat ini kami fokus pada keselamatan manusianya. Untuk data masih koordinasi dengan dinas terkait," ujar Bupati Madiun, Ahmad Dawami kepada wartawan saat berada di posko bencana wilayah Kecamatan Balerejo, Rabu (6/3) malam.

Data BPBD Kabupaten Madiun mencatat delapan kecamatan itu meliputi Kecamatan Madiun, Saradan, Pilangkenceng, Balerejo, Wungu, Sawahan, Mejayan, dan Wonoasri.

Dawami juga membenarkan jika jumlah warganya yang terdampak banjir mencapai ribuan orang dan mungkin masih terus bertambah karena proses evakuasi ke tempat pengungsian yang aman masih terus dilakukan.

Guna penanganan yang maksimal, jajarannya telah mendirikan posko bencana dan dapur umum di tiap kecamatan yang terdampak banjir. Sedangkan posko kesehatan didirikan di tiap desa yang terdampak banjir.

"Sehingga, jika ada warga korban banjir yang sakit bisa langsung ditangani. Sedangkan posko bencana tingkat kabupaten berada di Kantor Kecamatan Balerejo," ujar Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing seperti dilansir dari Antara, Kamis (7/3/2019).

Ia mengatakan, banjir di wilayah Kabupaten Madiun disebabkan karena curah hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari terakhir. Selain itu, luapan air dari sungai Bengawan Solo juga membuat air banjir di Kabupaten Madiun sulit untuk keluar.

Sejumlah warga menyelamatkan diri di atas atap rumah saat terjadi banjir di Desa Purworejo, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (6/3/2019). ANTARA FOTO/Dio Pratama
Sejumlah warga menyelamatkan diri di atas atap rumah saat terjadi banjir di Desa Purworejo, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (6/3/2019). ANTARA FOTO/Dio Pratama

Hingga Rabu malam pukul 19.00 WIB, hujan deras masih mengguyur wilayah Madiun sejak sore. Petugas BPBD, TNI, polisi, SAR masih bersiaga dan melakukan penyisiran guna mengantisipasi warga yang masih terjebak banjir.

Ketinggian air belum surut sepenuhnya. Sementara ribuan warga yang terdampak banjir, dilaporkan mengungsi ke kantor desa setempat ataupun ke rumah warga yang aman.

Data sementara BPBD Kabupaten Madiun menyebutkan wilayah yang terdampak banjir antara lain, di Kecamatan Madiun, terdapat delapan desa, yakni Desa Dampelan, Sendangrejo, Sumberejo, Tanjungrejo, Banjarsari, Tulungrejo, Nglames, Betak. Dengan jumlah warga terdampak mencapai 238 KK

Kecamatan Saradan, banjir melanda lima desa, yakni Desa Klumutan, Sukorejo, Sugihwaras, Bener, Bongsopotro. Dengan jumlah warga terdampak 100 KK. Kecamatan Pilangkenceng, banjir melanda tujuh desa, yakni Desa Purworejo, Kedungrejo, Wonoayu, Bulu, Pulerejo, Ngengor, Kedungmaron. Dengan jumlah warga terdampak 1.447 KK.

Kecamatan Balerejo, banjir melanda 11 desa, yakni Desa sogo, Warurejo, Garon, Pecinan, Jerukgulung, Glonggong, Sumber Bening, Tapelan, Babadan Lor, Kuwu, Balerejo. Dengan jumlah warga terdampak 2.174 KK.

Kecamatan Sawahan, tidak ada warga yang terdampak, hanya lahan pertanian yang terdampak. Kecamatan Mejayan, banjir melanda satu desa, yakni Desa Ngampel, dengan jumlah warga terdampak 72KK.

Kecamatan Wungu, banjir melanda dua desa, yakni Desa Tempursari dan Mojorayung, dengan jumlah warga terdampak 225 KK. Dan Kecamatan Wonoasri melanda satu desa, yakni Desa Buduran, dengan jumlah warga terdampak 61 KK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Banjir, Wilayah Jakarta Selatan Bakal Dibuat Ratusan Sumur Resapan

Cegah Banjir, Wilayah Jakarta Selatan Bakal Dibuat Ratusan Sumur Resapan

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 16:58 WIB

Tiga WNA Terdaftar Dalam DPT di Madiun

Tiga WNA Terdaftar Dalam DPT di Madiun

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 16:40 WIB

Banjir Bandang Madiun, 6 Ribu Warga Mengungsi dan 1.633 Rumah Terendam

Banjir Bandang Madiun, 6 Ribu Warga Mengungsi dan 1.633 Rumah Terendam

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 15:24 WIB

Jakarta Banjir, Warganet Bandingkan Ketegasan Anies Baswedan dengan Ahok

Jakarta Banjir, Warganet Bandingkan Ketegasan Anies Baswedan dengan Ahok

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 07:50 WIB

Anies Minta Wartawan Cek Banjir: Terima Kasih Teman-teman, Assalamualaikum

Anies Minta Wartawan Cek Banjir: Terima Kasih Teman-teman, Assalamualaikum

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 16:26 WIB

Terkini

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:46 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:44 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB