Lima WNA Dicoret KPU NTB Dari DPT

Chandra Iswinarno

Kamis, 07 Maret 2019 | 14:30 WIB
Lima WNA Dicoret KPU NTB Dari DPT
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Riskiansyah dan Arif Budiman meninjau pengumuman daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2017 di Kelurahan Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (4/2).

Suara.com - Lima warga negara asing (WNA) yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 dicoret Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat.

Pencoretan tersebut, menurut Ketua KPU NTB Suhardi Soud, berpedoman pada syarat sebagai pemilih dalam kontestasi politik yang akan dilangsungkan 17 April 2019.

"Sudah diinstruksikan dicoret karena mereka tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Syarat menjadi pemilih itu adalah warga negara Indonesia (WNI) dan memiliki KTP elektronik," kata Ketua KPU NTB Suhardi Soud, Kamis (7/3/2019).

Dikemukakan Suhardi, sebelumnya KPU RI mengirimkan data bersumber dari Kemendagri yang menyebut ada sekitar 103 orang WNA tercantum dalam DPT se-Indonesia.

Dari 103 orang WNA, jelas Suhardi, tujuh WNA masuk dalam DPT di NTB dan tersebar di Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram dan Dompu.

"Setelah kita lakukan verifikasi faktual ke lapangan hasilnya hanya lima orang WNA yang masuk dalam DPT. Lima orang itu sudah diinstruksikan untuk dicoret dari DPT," katanya.

Suhardi menyebutkan, lima WNA akhirnya dicoret dari DPT adalah Guillaume Andre Marcel asal Prancis, Rex Cummins asal Australia tinggal di Lombok Barat, Hendrikus CP asal Belanda. Ketiganya bertempat tinggal di Lombok Barat.

Sedangkan dua WNA lainnya, Panagiotis Xydias asal Yunani tinggal di Kabupaten Dompu dan Hiromi Kanno asal Jepang bertempat tinggal di Kota Mataram.

"Jadi, WNA dari data yang dikirim itu hanya lima orang masuk DPT dan semuanya sudah diperintahkan untuk dicoret," katanya. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepakat Kampanye Damai, 2 Kubu Capres Bebas Berkampanye di Hari Isra Miraj

Sepakat Kampanye Damai, 2 Kubu Capres Bebas Berkampanye di Hari Isra Miraj

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 09:58 WIB

KPU Nyatakan Telah Coret 101 WNA dari DPT Pemilu 2019

KPU Nyatakan Telah Coret 101 WNA dari DPT Pemilu 2019

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 06:28 WIB

Puluhan Warga Lahat Tak Tercantum Dalam DPT Pemilu 2019

Puluhan Warga Lahat Tak Tercantum Dalam DPT Pemilu 2019

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 20:36 WIB

BPN Duga Ada Pihak Ketiga Ingin Jatuhkan Nama Prabowo - Sandiaga

BPN Duga Ada Pihak Ketiga Ingin Jatuhkan Nama Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 18:59 WIB

KPU DIY Baru Tahu Ada WNA Punya e-KTP

KPU DIY Baru Tahu Ada WNA Punya e-KTP

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 18:54 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×