Antisipasi Banjir, Contraflow Diberlakukan di Tol Ngawi-Kertosono

Chandra Iswinarno

Kamis, 07 Maret 2019 | 15:54 WIB
Antisipasi Banjir, Contraflow Diberlakukan di Tol Ngawi-Kertosono
Gerbang tol Madiun di Jalan Tol Ngawi - Kertosono, Jawa Timur. [Dok Jasa Marga]

Suara.com - Tingginya curah hujan yang menyebabkan meluapnya sejumlah sungai di sekitar Tol Ngawi-Kertosono memaksa operator Jalan Tol Ngawi Kertosono, PT Jasamarga Ngawi Kertosono (PT JNK) memberlakukan sistem contraflow.

Pemberlakuan rekayasa contraflow diberlakukan PT JNK mulai Kamis (7/3/2019) pukul 13.15 WIB. Pemberlakuan rekayasa tersebut dilakukan di ruas Km 607+800 hingga Km 601+900 dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisian.

Dari release yang diterima Suara.com, sebelum pemberlakuan contraflow, PT JNK juga telah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas demi keamanan pengguna jalan.

Salah satunya adalah pengalihan lalulintas Kendaraan Golongan I untuk tidak melewati wilayah jalan tol yang terdampak luapan sungai.

"Melihat genangan air yang tidak juga surut dan cenderung bertambah tinggi, serta mengantisipasi terputusnya akses Jalan Tol Ngawi Kertosono, sejak hari Kamis (07/03) pukul 00.50 WIB, PT JNK melakukan pengalihan seluruh golongan kendaraan dari Surabaya menuju Jakarta keluar Gerbang Tol (GT) Caruban," tulis release tersebut.

Pun untuk sementara, lalu lintas pada arah sebaliknya, yaitu dari Jakarta menuju Surabaya, masih dapat dilalui oleh semua kendaraan.

Untuk kendaraan yang keluar GT Caruban dapat mengakses Jalan Tol Ngawi Kertosono kembali setelah melalui jalan arteri dan masuk melalui GT Madiun.

Namun hingga informasi disampaikan, pada Kamis (7/3/2019) pukul 14.00 WIB, air sudah mulai surut, tetapi ketinggiannya masih mencapai 70 centimeter.  Lantaran itu, PT JNK berkoordinasi dengan pihak Kepolisian masih melakukan rekayasa lalu di Km 607+800 hingga Km 601+900.

"Sejak pukul 13.15 WIB, rekayasa lalulintas contraflow di lokasi yang sama juga sudah mulai diberlakukan."

baca juga

Hal tersebut dilakukan karena meratanya dan tingginya curah hujan di wilayah Madiun dan sekitarnya sehingga membuat daerah aliran sungai tidak dapat menampung debit air di sekitar wilayah jalan tol.

Ke depannya, PT JNK akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mencari solusi agar masalah ini tidak terulang kembali di kemudian hari.
 
PT JNK memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan pemakai jalan diimbau untuk selalu berhati-hati serta mengikuti arahan petugas dan rambu-rambu petunjuk yang ada.

Sebelumnya, Manager Operasional PT JNK Sabilillah mengatakan, pemberlakuan contraflow sedang dalam persiapan. Dikatakaan Sabilillah, tingginya curah hujan mengakibatkan sungai-sungai besar di sekitar jalan tol tersebut meluap.

"Jalan tol pun ikut terdampak tergenang, terutama di ruas tol KM 603 hingga 604.200. Untuk itu contraflow akan kita berlakukan," jelasnya, Kamis (7/3/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengelola Tol Ngawi-Kertosono Akan Berlakukan Contraflow

Pengelola Tol Ngawi-Kertosono Akan Berlakukan Contraflow

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:23 WIB

Tol Trans Jawa, Jasa Marga : Tidak Buat Kita Untung, Bertahan Saja Berat

Tol Trans Jawa, Jasa Marga : Tidak Buat Kita Untung, Bertahan Saja Berat

Bisnis | Selasa, 19 Februari 2019 | 15:40 WIB

Jasa Marga Tunda Naikkan Tarif Tol Soedijatmo

Jasa Marga Tunda Naikkan Tarif Tol Soedijatmo

Bisnis | Kamis, 14 Februari 2019 | 03:05 WIB

3 Hari Lagi Tarif Tol Sedyatmo Dekat Bandara Naik Hingga Rp 1.500

3 Hari Lagi Tarif Tol Sedyatmo Dekat Bandara Naik Hingga Rp 1.500

Bisnis | Senin, 11 Februari 2019 | 19:06 WIB

Pengusaha Logistik Teriak Tarif Tol, Jasa Marga : Kalau Mahal Lewat Luar

Pengusaha Logistik Teriak Tarif Tol, Jasa Marga : Kalau Mahal Lewat Luar

Bisnis | Kamis, 07 Februari 2019 | 17:35 WIB

Terkini

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Foto | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×