Bocah Cekik Gadis Tetangga Pakai Tali Setelah Disetubuhi

Reza Gunadha

Sabtu, 09 Maret 2019 | 13:57 WIB
Bocah Cekik Gadis Tetangga Pakai Tali Setelah Disetubuhi
Ilustrasi

Suara.com - ABG berusia 16 berinisial RT, warga Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tega membunuh teman perempuan sepantaran yang tak lain adalah kekasihnya sendiri, DW.

Hal tersebut terungkap setelah Polres Solok Kota berhasil menemukan jejak pembunuh ketika mayat DW ditemukan pada Kamis (7/3) dini hari pukul 03.30 WIB.

“Korban DW merupakan siswa kelas 1 SMK di Solok. Ia tewas karena dicekik RT memakai seutas tali,” kata Kapolres Solok Kota Ajun Komisaris Besar Dony Setiawan Datok Pandeka Rajo Mudo, seperti diberitakan Minangkabaunews.com—jaringan Suara.com, Sabtu (9/3/2019).

Pelaku sendiri berhasil diketahui dan ditangkap pada hari Jumat (8/3). Pada hari yang sama, Kapolres Dony menggelar perkara. Dalam gelar perkara, hadir pula Wakil Ketua DPRD Solok Septrismen yang sekaligus mewakili keluarga korban.

Pengungkapan kasus itu bermula pada hari Kamis pagi, ketika ibu korban DW hendak pergi ke ladang. Ia menyempatkan diri ke kamar DW, tapi pintu tak bisa dibuka karena terkunci.

Karena hari libur—Hari Raya Nyepi—ibu DW tak membangunkan anaknya. Namun, pada siang hari sekembalinya dari ladang, ibu DW kembali mendapati kamar anaknya terkunci.

Ibu DW lalu menggedor pintu dan jendela kamar. Namun tetap tak ada jawaban dari dalam kamar. Ibu DW lalu memanggil sejumlah tetangga dan akhirnya pintu didobrak.

"Saat pintu kamar sudah didobrak, DW didapati sudah menjadi mayat. Pada bagian leher ditemukan ada bekas jeratan. Lalu bibir berdarah dan ada sejumlah bercak darah di tempat kejadian," ungkapnya.

Awalnya, pihak keluarga korban enggan menempuh jalur hukum terhadap kematian ini dan mengikhlaskan kepergian DW.

baca juga

Namun, salah satu pihak keluarga bersikeras melakukan autopsi jenazah untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Akhirnya, petugas Polres Solok Kota melakukan pendalaman dan autopsi di RS Bhayangkara Padang. Hasilnya, korban dinyatakan sebagai korban pembunuhan.

Respons cepat personel Polres Solok Kota, akhirnya berhasil menguak tabir pembunuhan tersebut. Mencurigai kematian DW akibat perbuatan sang pacar, polisi membekuk RT di rumahnya.

Remaja yang tidak tamat SD itu, akhirnya mengakui bahwa dirinya yang melakukan pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Solok Kota Ajun Komisaris Zamri Elfino menuturkan, kecurigaan kepada pelaku berawal dari hilangnya ponsel RT dan kondisi kamar serta tempat tidur korban yang tertata rapi.

Apalagi, keluarga mengetahui RT adalah pacar DW dan jarak rumah mereka hanya terpaut 100 meter.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dihina, Suami Ajak Teman Bunuh Istri saat Tidur di Samping Bayinya

Sering Dihina, Suami Ajak Teman Bunuh Istri saat Tidur di Samping Bayinya

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 20:53 WIB

3 Fakta Eljon Manik, Cinta Segitiga Berujung Maut Mayat di Karung

3 Fakta Eljon Manik, Cinta Segitiga Berujung Maut Mayat di Karung

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 08:05 WIB

Pemicu Suami Bunuh Istri dan Bayi di Blitar Diduga karena Halusinasi

Pemicu Suami Bunuh Istri dan Bayi di Blitar Diduga karena Halusinasi

News | Senin, 04 Maret 2019 | 12:17 WIB

Minta Dinikahi Resmi, Perempuan di Sumbar Tewas Ditikam Suami Siri

Minta Dinikahi Resmi, Perempuan di Sumbar Tewas Ditikam Suami Siri

News | Senin, 04 Maret 2019 | 09:22 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×