Adik Prabowo Bongkar Rahasia Politik Jokowi hingga Jadi Gubernur DKI

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 12 Maret 2019 | 08:16 WIB
Adik Prabowo Bongkar Rahasia Politik Jokowi hingga Jadi Gubernur DKI
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto menunggangi kuda bersama di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). [Dok Biro Pers Setpres]

Suara.com - Masih segar dalam ingatan Hashim Djojohadikusumo bagaimana peristiwa tujuh tahun silam yang ia alami tatkala ditunjuk kakaknya Prabowo Subianto agar segera menghubungi Joko Widodo atau Jokowi melalui sambungan telepon.

Prabowo bersama Hashim yang berada di satu barisan Partai Gerindra saat itu tengah duduk bersama memikirkan siapa kiranya kandidat kuat yang bisa diusung untuk menantang calon gubernur petahana Fauzi Bowo dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu. Siapa sangka Prabowo yang tidak hapal nama namun ingat, mengisyaratkan nama seseorang kepada Hashim, yang belakangan diketahui yang dimaksud ialah Wali Kota Surakarta kala itu yakni Jokowi.

Prabowo teringat akan sosok wali kota dari bagian Tengah Pulau Jawa yang dikenal dengan kesederhanaan dan citra merakyatnya kala itu. Adanya minat Jokowi untuk memangku kursi kekuasan gubernur di Ibu Kota, membuat Prabowo tertarik.

"Ini kenyataan loh, Pak Prabowo lupa nama wali kota Solo Surakarta. Temen mu itu Shim siapa namanya Wali Kota Solo? Oh temen saya Jokowi, Joko Widodo. Ya iya, iya itu dia, dia, Pak Prabowo bilang saya denger dia berminat mau jadi calon gubernur DKI. Saya bilang setahu saya dia mau jadi calon gubernur Jawa Tengah, saya jawab," tutur Hashim dalam video di channel Youtube Reactips Indonesia seperti dikutip Suara.com, Selasa (12/3/2019).

Hashim yang merasakan hasrat Prabowo untuk mengusung orang nomor satu di Surakarta kala itu untuk menjadi gubernur, kemudian langsung menghubungi Jokowi. Hashim seolah menjadi kepanjangan tangan Prabowo untuk merangkul Jokowi.

Tak butuh waktu lama, Hashim lantas segera menelepon Jokowi untuk menanyakan kembali minatnya berkantor di Merdeka Selatan. Namun keinginan pribadi Jokowi tersebut ternyata belum selaras dengan PDI Perjuangan yang menjadi partai pengusungnya di Surakarta.

PDI Perjuangan, dikatakan Jokowi, saat itu cenderung menaruh pilihan dan dukungannya kepada Fauzi Bowo yang maju kembali dalam perebutan kursi Gubernur DKI Jakarta untuk kali kedua.

Mendengar hal itu, Hashin lantas menawarkan diri untuk bertemu dengan Jokowi secara langsung guna membahas Pilkada DKI Jakarta 2012 bersama Prabowo.

"Minggu berikutnya kami bertiga Pak Jokowi, saya, sama Pak Prabowo bicara, ketemu. Terus Pak Prabowo tawarkan ke Pak Jokowi, Pak Hashim yang rekomendasikan Bapak. Kalau bapak mau maju kami bisa dukung enam kursi tapi kan harus ada PDIP, Gimana PDIP?" tanya Prabowo ke Jokowi.

"Nampaknya PDIP mau tetap dukung Pak Fauzi Bowo kata Pak Jokowi," ujar Hashim mengulang jawaban Jokowi atas pertanyaan Prabowo.

Mendengar jawaban Jokowi yang menyatakan PDI Perjuangan masih enggan mengusung kader partainya menjadi calon DKI 1, Prabowo kemudian menemui Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum partai berlambang banteng itu. Adapun kedatangan Prabowo itu untuk 'merayu' Megawati dari pilihan sebelumnya Fauzi Bowo agar beralih ke Jokowi.

"Yang bener setelah itu Pak Prabowo mendesak Ibu Mega untuk menunjuk, mengusung Pak Jokowi. Itu Pak Prabowo yang mendesak dan akhirnya meyakinkan Ibu Mega untuk dukung," ujar Hashim.

"Pada awalnya Ibu Mega tidak mau dukung, tidak mau dukung Pak Jokowi, tidak mau dukung Jokowi tetap mau dukung Fauzi Bowo. Ini sejarah loh pak ini benar, ini kebenaran. Makanya kalau ada yang mau rekam silakan," sambung Hashim.

Peran Hashim dalam pencalonan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2012 sangat vital. Ia bukan hanya menjadi kepanjangtanganan Prabowo, namun ia juga yang menjadi penyandang dana kampanye utama untuk keduanya.

"Setoran beliau saya yang bikin, saya yang bikin rekening gabungan Jokowi-Ahok itu saya yang bikin di cabang Mandiri di Mid Plaza. Kalau mau lihat ada, saya yang bikin dan setoran pertama satu miliar itu dari saya karena beliau bilang beliau tidak ada uang. Dan seterusnya dan seterusnya sampai dia menang," ungkap Hashim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.542 Ton Aspal Karet Akan Digunakan untuk Bangun 93,66 Km Jalan Nasional

2.542 Ton Aspal Karet Akan Digunakan untuk Bangun 93,66 Km Jalan Nasional

Bisnis | Selasa, 12 Maret 2019 | 06:22 WIB

Menteri PUPR Sampaikan 3 Kunci Utama Agar Indonesia Maju dari Jokowi

Menteri PUPR Sampaikan 3 Kunci Utama Agar Indonesia Maju dari Jokowi

Bisnis | Selasa, 12 Maret 2019 | 06:06 WIB

Ini Alasan Dorna Restui MotoGP Indonesia 2021

Ini Alasan Dorna Restui MotoGP Indonesia 2021

Sport | Selasa, 12 Maret 2019 | 07:50 WIB

MotoGP Indonesia: Bangun Sirkuit ITDC Gandeng Vinci, Dimulai September

MotoGP Indonesia: Bangun Sirkuit ITDC Gandeng Vinci, Dimulai September

Sport | Selasa, 12 Maret 2019 | 06:50 WIB

Ahmad Dhani Ajukan Penangguhan Penahanan, Prabowo Jadi Jaminan

Ahmad Dhani Ajukan Penangguhan Penahanan, Prabowo Jadi Jaminan

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 06:25 WIB

Terkini

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB