Diduga Sebar Isu Jokowi Mau Legalkan Perzinaan, Seorang Ustaz Dibekuk

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 12 Maret 2019 | 11:26 WIB
Diduga Sebar Isu Jokowi Mau Legalkan Perzinaan, Seorang Ustaz Dibekuk
Lelaki yang dibekuk lantaran diduga sebar kampanye hitam ke Jokowi-Maruf. (beritajatim/ist)

Suara.com - Seorang ustaz bernama Supriyanto dilaporkan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kalibaru ke polisi lantaran diduga menyebarkan kampanye hitam yang ditujukan kepada pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Supriyanto ditangkap lantaran diduga menyebarkan isu Jokowi-Maruf jika terpilih di Pilpres 2019 bakal membuat Undang-Undang untuk melegalkan perzinaan.

Diduga, isu tersebut disebarkan Supriyanto saat berceramah kepada warga di Masjid Al Ihsan di Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur. Ucapan itu kemudian viral dalam sebuah unggahan video yang diduga direkam oleh para ibu-ibu.

“Benar lokasinya ya di sini (Kalibaru) di Masjid Al Ihsan, Desa Kalibaru Wetan. Ustaznya ya dia," kata Komisioner Panwascam Kalibaru, Supriyanto seperti dikutip Beritajatim.com, Selasa (12/3/2019).

Saat ini, kata dia, Panwaslu telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki motif penyebaran video yang diduga untuk mendiskreditkan pasangan Jokowi-Maruf.

"Selanjutnya akan kita akan laporkan ke Bawaslu dan Gakkumdu," kata dia.

Berdasarkan video yang viral, Supriyanto menyebutkan jika Joko Widodo dan Ma’ruf Amin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden bakal akan ada pengesahan Undang-Undang Pelegalan Perzinahan. Bahkan, lelaki tersebut juga mengucapkan jika pasangan Calon Presiden nomor urut satu memimpin, negara akan hancur.

“Berjuang bersama ya. Saat ini pemerintah sedang mengodok undang-undang pelegalan perzinahan. Kalau sampai lolos hancur negara kita,” kata ustaz Supriyanto dalam video tersebut.

“Maka jika sampai ini disahkan, maka tidak sesuai dengan Pancasila sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa."

Dalam video tersebut, Supriyanto meminta warga agar memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno/

baca juga

“Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan paslon nomer 02 bisa menang. Kita berjuang, kita ajak saudara-saudara kita yang mau. Jika ada yang tidak mau jangan dipaksa," kata dia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Yakin Kampanye Kondom Jokowi - Maruf Tak Pengaruhi Elektabilitas

TKN Yakin Kampanye Kondom Jokowi - Maruf Tak Pengaruhi Elektabilitas

News | Senin, 11 Maret 2019 | 06:35 WIB

Bawaslu Cari Lokasi Emak-emak Sebut Jokowi Menang Pelajaran Agama Dihapus

Bawaslu Cari Lokasi Emak-emak Sebut Jokowi Menang Pelajaran Agama Dihapus

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 13:42 WIB

Timses Prabowo Bantah Emak-emak yang Fitnah Jokowi adalah Relawannya

Timses Prabowo Bantah Emak-emak yang Fitnah Jokowi adalah Relawannya

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 21:31 WIB

BPN Duga Ada Pihak Ketiga Ingin Jatuhkan Nama Prabowo - Sandiaga

BPN Duga Ada Pihak Ketiga Ingin Jatuhkan Nama Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 18:59 WIB

Kecam Emak-emak Sebar Fitnah ke Jokowi, Moeldoko: Sungguh Tak Beradab!

Kecam Emak-emak Sebar Fitnah ke Jokowi, Moeldoko: Sungguh Tak Beradab!

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 16:24 WIB

Terkini

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:25 WIB

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:24 WIB

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

×