Debat Ketiga Pilpres, KPU Kurangi Jumlah Undangan Penonton

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 12 Maret 2019 | 19:17 WIB
Debat Ketiga Pilpres, KPU Kurangi Jumlah Undangan Penonton
Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengurangi jumlah undangan penonton debat ketiga Pilpres 2019 menjadi 500 peserta. Pada debat sebelumnya, kuota penonton undangan mencapai 750 orang.

Masing-masing pasangan calon (paslon) akan diberikan sebanyak 75 kursi undangan. Sedangkan sisanya akan dialokasikan untuk penonton dari kalangan seperti tokoh pemuda, akademisi, agama dan elemen lainnya yang terkait dengan tema debat.

"Undangan totalnya ada 500 orang. Masing-masing kandidat diberi alokasi 75 orang. Sisanya undangan KPU dari kalangan yang sesuai dengan tema debat," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Hotel Sultan, Selasa (12/03/2019).

Selain mengurangi jumlah penonton di acara debat, KPU juga tidak akan memfasilitasi nonton bareng debat. Namun, Wahyu mempersilakan bagi masyarakat yang ingin mengadakan nonton bareng debat di lokasi manapun.

"Untuk debat ketiga KPU tidak memfasilitasi kegiatan nobar. Silakan diadakan oleh kelompok masyarakat. Hanya bedanya untuk debat ketiga KPU tidak memfasilitasi," ujar Wahyu.

Untuk diketahui, KPU akan menggelar debat Pilpres 2019 ketiga yang bakal digelar di Hotel Sultan pada Minggu (17/3/2019) mendatang. Dalam debat kali ini, Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amien bakal menghadapi pesaingnya, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Terkait debat ini, KPU mengangkat tema tentang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Keributan di Lokasi Debat Pilpres, KPU Akan Bentuk Komite Damai

Cegah Keributan di Lokasi Debat Pilpres, KPU Akan Bentuk Komite Damai

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 18:11 WIB

Perkuat Materi Debat Ketiga, KPU Gelar FGD dengan Sembilan Panelis di Hotel

Perkuat Materi Debat Ketiga, KPU Gelar FGD dengan Sembilan Panelis di Hotel

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 16:18 WIB

Amien Rais: Bila Jokowi Terbukti Curang, Kita Geruduk KPU dan Presidennya

Amien Rais: Bila Jokowi Terbukti Curang, Kita Geruduk KPU dan Presidennya

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 15:34 WIB

Prabowo - Sandiaga Minta KPU Cepat Klarifikasi Temuan 17,5 Juta DPT Ganda

Prabowo - Sandiaga Minta KPU Cepat Klarifikasi Temuan 17,5 Juta DPT Ganda

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 14:39 WIB

KPU Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2019

KPU Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2019

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 10:30 WIB

Terkini

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:48 WIB

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:46 WIB

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB

Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Rumah Ono Surono, Buntut Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kunang

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Rumah Ono Surono, Buntut Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kunang

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:30 WIB

Bina Marga Jaksel Perbaiki Jalan Berlubang di Ragunan, Warga: Mudah-mudahan Bertahan Lama

Bina Marga Jaksel Perbaiki Jalan Berlubang di Ragunan, Warga: Mudah-mudahan Bertahan Lama

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:27 WIB