9 Negara Larang Penerbangan Boeing 737 Max, Terbaru Malaysia dan Australia

Reza Gunadha

Selasa, 12 Maret 2019 | 22:20 WIB
9 Negara Larang Penerbangan Boeing 737 Max, Terbaru Malaysia dan Australia
Sebuah pesawat Boeing 737 Max 8 di Saint Petersburg, Rusia pada Juni 2018. [Shutterstock]

Suara.com - Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia menangguhkan semua penerbangan Boeing 737 MAX 8 di wilayah udaranya sejak Selasa (12/3/2019), setelah kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines di Addis Ababa.

Chief Executive Officer regulator penerbangan Malaysia Ahmad Nizar Zolfakar menegaskan, penangguhan tersebut didasari dua kecelakaan fatal yang melibatkan model Boeing 737 MAX 8 dalam waktu kurang dari lima bulan.

"Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia dengan segera menangguhkan operasi pesawat Boeing 737 MAX 8 yang terbang ke atau dari Malaysia dan transit di Malaysia hingga pemberitahuan lebih lanjut," katanya dalam sebuah pernyataan singkat.

Keputusan itu muncul ketika Menteri Urusan Ekonomi Malaysia Mohamed Azmin Ali menyarankan Sovereign Wealth Fund Malaysia, Khazanah, pada Senin (11/3) untuk meninjau ulang pemesanan 25 pesawat Boeing varian MAX 8 dan MAX 10 untuk Malaysia Airlines.

Khazanah adalah pemegang saham tunggal dari maskapai nasional negara itu.

"Tentu saja manajemen Khazanah harus melihat masalah ini dengan segera, untuk memastikan bahwa keselamatan maskapai sangat penting. Mereka harus meninjau kembali perjanjian apa pun yang mereka miliki di masa lalu," katanya.

Hal yang sama juga dilakukan otoritas penerbangan Australia. Mereka melarang penerbangan semua pesawat Boeing 737 MAX, setelah kecelakaan mematikan di Ethiopia pada Minggu (10/3/2019) yang menewaskan 157 orang.

Insiden tersebut adalah kecelakaan fatal kedua yang melibatkan pesawat 737 MAX dan telah mendorong sejumlah otoritas penerbangan di seluruh dunia untuk memberlakukan pelarangan, termasuk China, Ethiopia, dan Indonesia.

Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil Australia (CASA) mengatakan pada Selasa malam bahwa semua penerbangan 737 MAX yang masuk dan keluar dari negara itu, telah ditangguhkan untuk kepentingan keselamatan publik.

baca juga

"Ini adalah penangguhan sementara, kami menunggu informasi lebih lanjut untuk meninjau risiko-risiko keselamatan dari operasi lanjutan Boeing 737 MAX ke dan dari Australia," kata Kepala Eksekutif dan Direktur Keselamatan Penerbangan CASA Shane Carmody.

Saat ini, hanya Fiji Airways yang mengoperasikan pesawat Boeing 737 MAX ke Australia.

"CASA menyesali ketidaknyamanan kepada penumpang tetapi pihaknya percaya penting untuk selalu mengutamakan keselamatan," kata Carmody.  

Untuk diketahui, sebelum Malaysia dan Australia, sejumlah negara seperti Indonesia, China, Singapura, Brasil dan Korea Selatan, Singapura, dan Ethiopia, sudah lebih dulu menangguhkan atau melarang sementara penerbangan pesawat Boeing 737 MAX di wilayahnya masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rabu Besok, 2 WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan ke Jawa Barat

Rabu Besok, 2 WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan ke Jawa Barat

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 17:52 WIB

Tiga Alasan Jaksa Agung Malaysia yang Akhirnya Bebaskan Siti Aisyah

Tiga Alasan Jaksa Agung Malaysia yang Akhirnya Bebaskan Siti Aisyah

News | Senin, 11 Maret 2019 | 19:57 WIB

Menlu Retno: Siti Aisyah Cukup Lama Jalani Proses Hukum di Malaysia

Menlu Retno: Siti Aisyah Cukup Lama Jalani Proses Hukum di Malaysia

News | Senin, 11 Maret 2019 | 19:09 WIB

Angkut 149 Penumpang, Boeing 737 Ethiopian Airlines Jatuh

Angkut 149 Penumpang, Boeing 737 Ethiopian Airlines Jatuh

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 18:17 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×