Peneliti Senior LIPI: Pileg 2019 Kuburan Massal Parpol

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 13 Maret 2019 | 17:42 WIB
Peneliti Senior LIPI: Pileg 2019 Kuburan Massal Parpol
Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Syamsudin Haris dalam acara pemaparan hasil survei Konsepindo di Millennium Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menyatakan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 akan menjadi kuburan massal bagi partai politik (parpol).

"Pemilu 2019 itu akan menjadi kuburan massal bagi banyak parpol kita. Itu kenapa? Jumlah partai yang banyak ikut, ada 16 di tingkat nasional, membuat kompetisi semakin ketat," kata Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI tersebut dalam acara pemaparan hasil survei Konsepindo di Millennium Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Pernyataan Syamsudin tersebut menanggapi hasil survei Lembaga survei Konsep Indonesia (Konsepindo Research and Consulting) yang menyebut hanya ada empat partai dari 16 partai dengan elektabilitas tinggi yang mampu lolos ke senayan.

Selain masih kuatnya partai lama, faktor lainnya yang memberatkan adalah persyaratan masuk dalam parlemen, terutama soal ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yang kini ditentukan sebesar empat persen.

Berdasar hasil survei, banyak parpol yang hingga kini belum juga mencapai angka elektabilitas aman lantaran masih terpaku pada angka yang sangat kecil. Adapun hanya empat partai lama yang diyakini dapat lolos ke dalam parlemen, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Golkar dan PKB.

Selain itu, Syamsuddin melanjutkan, faktor lain yang menyulitkan partai politik lolos ke parlemen ialah tidak adanya efek ekor jas atau coattail effect yang diperoleh partai politik pendukung calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

Syamsudin bahkan memprediksi, hanya PDI Perjuangan dan Gerindra yang mendapatkan coattail effect dari penyelenggaraan Pilpres 2019.

"Dampaknya pada hasil pileg yang akan datang, diduga akan menjadi kuburan massal bagi setengah parpol kita. walaupun di DPRD itu masih ada peluang," tuturnya.

Sebelumnya, Konsepindo merilis hasil survei elektabilitas partai dalam Pileg 2019 yang menunjukan PDI Perjuangan berada dalam peringkat teratas elektabilitas parpol dengan 26 persen pemilih disusul Partai Gerindra 12,8 persen, Partai Golkar 9,3 persen dan PKB 6,2 persen.

Survei yang dilakukan Konsepindo sendiri melibatkan 1.200 responden. Survei itu dilakukan sejak 17 hingga 24 Februari 2019 di 34 provinsi di Indonesia. Dengan margin of error survei di atas kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Konsepindo: Elektabilitas PDI-P Teratas

Survei Konsepindo: Elektabilitas PDI-P Teratas

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 17:04 WIB

SPIN: Elektabilitas Jokowi - Maruf 49 Persen, Prabowo - Sandi 41 Persen

SPIN: Elektabilitas Jokowi - Maruf 49 Persen, Prabowo - Sandi 41 Persen

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:54 WIB

Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Kepala Kemenag Serang di Depan Guru

Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Kepala Kemenag Serang di Depan Guru

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 11:28 WIB

Bantah Berpolitik, Al Ghazali Dipastikan Bantu Kampanye Ahmad Dhani

Bantah Berpolitik, Al Ghazali Dipastikan Bantu Kampanye Ahmad Dhani

Entertainment | Rabu, 27 Februari 2019 | 16:31 WIB

Ferrial Sofyan Dicopot SBY, Santoso Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Jakarta

Ferrial Sofyan Dicopot SBY, Santoso Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Jakarta

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 16:38 WIB

Terkini

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:15 WIB

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB