Takut Dicurangi, Prabowo Minta Pendukungnya Bawa Tikar ke TPS

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2019 | 07:14 WIB
Takut Dicurangi, Prabowo Minta Pendukungnya Bawa Tikar ke TPS
Prabowo Subianto. (Foto: Tim Dokumentasi Prabowo)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menganggap 17 April 2019 sebagai momen lebaran kemerdekaan bangsa. Oleh karena itu Prabowo menyarankan kepada masyarakat untuk membawa tikar juga makanan khas lebaran ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah masing-masing.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat menemui pendukungnya di Mega Wisata Ocarina, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (13/3/2019).

Dirinya ingin agar para pendukungnya melakukan pengawasan di TPS-TPS agar menghindari adanya kecurangan saat penghitungan suara.

"Nanti pas 17 April datang ke TPS, bawa tikar, bawa lontong, ketupat, dan arem-arem. Anggap saja nanti 17 April 2019 adalah lebaran kemerdekaan kita. Kita tidak mau jadi bangsa kacung. Kita harus memiliki masa depan yang lebih baik," ungkap Prabowo.

Keinginan Prabowo untuk melihat masyarakat ikut serta mengawasi perhitungan suara lantaran ingin menyelamatkan nasib masa depan bangsa.

Prabowo ingin melihat kondisi bangsa bisa lebih baik ketimbang sekarang di mana pemerintah lebih sibuk melakukan impor bahan-bahan pangan.

"Kita akan bekerja supaya anak cucu kita bisa mendapatkan penghidupan yang baik. Kita ingin nelayan dan petani kita sejahtera tidak seperti sekarang semuanya serba impor, beras impor, garam pun impor," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Prabowo juga memiliki tekad untuk membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi.

Apabila dirinya bersama calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berhasil memenangkan Pilpres 2019, Prabowo akan membentuk kelompok kerja untuk menurunkan harga listrik dan bahan pangan, membangun ratusan pabrik baru, dan membuat mobil hingga pesawat buatan Indonesia.

"Dan kami akan mengumpulkan putera-puteri terbaik bangsa untuk membangun bangsa dan negara terutama yang memiliki hati yang baik. Kami ingin kembalikan kekayaan Indonesia. Kami ingin Indonesia menang. Saya bersaksi saya bersumpah saya akan membela kalian semua," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Sikap Keluarga Korban Penculikan 1998 Tolak Prabowo - Tantang Wiranto

4 Sikap Keluarga Korban Penculikan 1998 Tolak Prabowo - Tantang Wiranto

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 06:50 WIB

Di Survei PolMark, Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Cuma 25,8 Persen

Di Survei PolMark, Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Cuma 25,8 Persen

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 06:25 WIB

Ibu Korban Penculikan 98: Jangan Sampai Pelanggar HAM Jadi Presiden

Ibu Korban Penculikan 98: Jangan Sampai Pelanggar HAM Jadi Presiden

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 20:41 WIB

Terkini

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB