Takut Aksi Cabul Terungkap, Ustaz DI Kumpulkan Puluhan Santrinya Usai Salat

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 14 Maret 2019 | 15:15 WIB
Takut Aksi Cabul Terungkap, Ustaz DI Kumpulkan Puluhan Santrinya Usai Salat
Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al Ikhwan, Kab Langkat Sumut. (dok.komnas anak)

Suara.com - Ustaz DI (53), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ikhwan, Langkat, Sumatera Utara ternyata sempat mengumpulkan puluhan santri yang menjadi korban pencabulannya. Tindakan itu dilakukan karena perbuatan lucahnya itu sempat mau dilaporkan para korban sebelum melarikan diri dari ponpes tersebut.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait yang menjadi pihak pelapor dalam kasus tersebut pun menceritakan, aksi mengumpulkan para korban itu dilakukan DI semata-mata untuk meminta maaf kepada para santrinya.

"Mendengar rencana itu, ustaz DI akhirnya pada Senin 11 Maret 2019 para santri dikumpulkan semuanya pada siang hari tepatnya sehabis salat Zuhur," kata Arist kepada Covesia.com--jaringan Suara.com, Kamis (14/3/2019).

Berdasarkan pengakuan santri, kata dia ada sekitar 50 santri yang dikumpulkan ustaz DI. Di lapangan tersebut, kata Arist, ustaz DI meminta belas kasihan para santrinya agar tidak melaporkan kasus pencabulan itu. Di hadapan para santri, kata Arist, pelaku menyesali perbuatannya.

"Saya minta maaf sama kalian semua atas perbuatan saya dan saya menyesal. Apa kalian tidak mau memaafkan Bapak. Apakah enggak kasihan kalian sama bapak? Saya menyesal atas perbuatan saya", ungkap Arist menirukan perkataan DI.

Namun, lantaran tak kuat lagi menjadi korban sodomi, para santri kemudian melarikan diri dari pesantren tersebut pada malam hari. Buntut dari pelarian para santri dari ponpes tersebut, akhirnya perbuatan cabul ustaz DI akhirnya terbongkar.

Komnas PA bersama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Propinsi Sumatera Utara, LPA Kabupaten, LPA Kota Medan dan Tim Sahabat Anak Indonesia segera mengujungi Ponpes Al Ikhwan dan puluhan korban untuk diberikan layanan dan dampingan psikologis bagi korban. Berkat adanya laporan itu, Polres Langkat pun sudah melakukan penahanan terhadap DI yang diduga sebagai pelaku pencabulan terhadap para santrinya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sodomi Puluhan Santri, Ustaz Sekaligus Pimpinan Ponpes Dibekuk Polisi

Sodomi Puluhan Santri, Ustaz Sekaligus Pimpinan Ponpes Dibekuk Polisi

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 14:43 WIB

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:21 WIB

Sering Dimintai Uang, Paman di Malang Setubuhi Keponakannya Sebagai Imbalan

Sering Dimintai Uang, Paman di Malang Setubuhi Keponakannya Sebagai Imbalan

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 13:42 WIB

Tega Cabuli Anak Kandung, Pria di Pesanggrahan Diciduk Polisi

Tega Cabuli Anak Kandung, Pria di Pesanggrahan Diciduk Polisi

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 11:30 WIB

Dicabuli Ayahnya di Kuburan, Nenek J Tak Lagi Bisa Bertemu Sang Cucu

Dicabuli Ayahnya di Kuburan, Nenek J Tak Lagi Bisa Bertemu Sang Cucu

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 21:32 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×