Detik-detik Mobil Tangki Pertamina Dibajak SPAMT ke Depan Kantor Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Novian Ardiansyah

Senin, 18 Maret 2019 | 13:54 WIB
Detik-detik Mobil Tangki Pertamina Dibajak SPAMT ke Depan Kantor Jokowi
Truk tangki milik Pertamina yang diamankan pihak kepolisian terparkir di sekitar Monas, Jakarta, Senin (18/3).[Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki atau SPAMT membajak mobil tangki milik pertamina hingga ke depan Istana Merdeka. Pembajakan mobil tangki Pertamina itu dilakukan secara spontanitas.

Hal itu semata-mata agar tuntutan mereka dilihat langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Humas SPAMT Wadi Atmawijaya mengatakan, mereka menuntut anak perusahan Pertamina yaitu PT Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin agar memenuhi hak-hak AMT yang sebelumnya telah di-PHK oleh perusahaan.

"Hingga kami karena tekanan keadaan, tekanan keluarga terkait masalah dampak dari segi kemanusiaan hingga teman-teman kami berlaku nekat hingga membawa armada mobil tangki di depan Istana. Tujuan kami agar Bapak Jokowi sesuai amanat konstitusi, kami selaku warga negara dan juga hak-hak normatif kami yang ditindas, dirampas oleh anak perusahaan BUMN ini agar Bapak Presiden segera turun menyelesaikan secara langsung terkait masalah hak-hak kami yang dilanggar," tutur Wadi di Kawasan Monas, Jakarta, Senin (18/3/2019).

SPAMT dalam aksi-aksi sebelumnya trlah bertemu dengan perwakilan dari Istana sekaligus bertemu dengan Presiden Jokowi. Dalam pertemuan tersebut Jokowi menjanjikan penyelesaian secepatnya tehadap tuntutan mereka.

Namun lantaran janji tersebut tak kunjung dipenuhi, SPAMT melakukan aksi kembali, salah satunya dengan membawa mobil tangki di depaj Istana Merdeka pada Senin (18/3/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.

"Harapan kami selaku warga negara kita mengadukan ke Presiden ada titik temu penyelesaian atau ada tindaklanjut yang serius dari Bapak Presiden kita. Ternyata hingga sekarang telah lewat dari satu bulan tidak juga kunjung ada penyelesaian karena mengingat permasalahan kita sebenarnya permasalah sepele yaitu hak normatif yang seharusnya melekat bagi seluruh pekerja di Indonesia ini," jelas Wadi.

Wadi menyebutkan, ada sekitar 1.095 awak mobil tangki yang terkena dampak dari PHK tersebut.

"Hingga dampak bagi kita 120 anak-anak temen kita yang usia wajib belajar sudah putus sekolah. Yang kedua 148 teman-teman kita yang memasuki usia pensiun harus hidupnya terlunta-lunta karena hak-hak tidak juga dibayarkan oleh anak perusahaan Pertamina yaitu PT Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin," kata Wadi.

"Hingga banyak juga puluhan yang harus terusir dari kontrakan karena sudah tidak mampu lagi membayar sewa kontrakan untuk tempat tinggal," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap Alasan Mobil Tangki Pertamina Dibajak dan Dibawa ke Kantor Jokowi

Terungkap Alasan Mobil Tangki Pertamina Dibajak dan Dibawa ke Kantor Jokowi

News | Senin, 18 Maret 2019 | 12:34 WIB

Polisi Identifikasi 10 Pelaku Pembajakan Dua Tangki Pertamina

Polisi Identifikasi 10 Pelaku Pembajakan Dua Tangki Pertamina

News | Senin, 18 Maret 2019 | 12:33 WIB

Penampakan 2 Mobil Tangki Pertamina Kempis Pasca Dibajak ke Depan Istana

Penampakan 2 Mobil Tangki Pertamina Kempis Pasca Dibajak ke Depan Istana

News | Senin, 18 Maret 2019 | 12:25 WIB

Mobil Tangki Pertamina Dibajak dan Dilarikan ke Depan Kantor Jokowi

Mobil Tangki Pertamina Dibajak dan Dilarikan ke Depan Kantor Jokowi

News | Senin, 18 Maret 2019 | 10:47 WIB

Pertamina Kerjasama Penyediaan BBM dengan 6 BUMN

Pertamina Kerjasama Penyediaan BBM dengan 6 BUMN

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:08 WIB

Terkini

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB