Mahfud MD: Jika Dibiarkan Seperti Ini, Negara Bisa Hancur

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Rabu, 20 Maret 2019 | 11:02 WIB
Mahfud MD: Jika Dibiarkan Seperti Ini, Negara Bisa Hancur
Eks Ketua MK Mahfud MD.sesuai menghadiri launching buku di kawasan Jaksel. (Suara.com/Chyntia S.B)

Suara.com - Kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama RI memantik sorotan tajam dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

Seperti diketahui, kasus ini menyeret Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuzy yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berawal dari penangkapan tersebut, KPK kemudian menyita urang ratusan juta rupiah dalam penggeledahan di ruangan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Senin 18 Maret 2019.

"Dari segi hukum administrasi, ada ketidakberesan dalam birokrasi di Kementerian Agama ini. Kalau dibiarkan begini terus, hancur ini negara," ujar Mahfud MD dalam acara Indonesia Lawyers Club TV One dengan tema 'OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan Bagi Kubu 01?', Selasa (19/3/2019).

Menurut Mahfud MD, agama yang menjadi simbol dari moralitas seseorang dari keseluruhan institusi saja bisa rusak seperti itu, apalagi yang lain-lainnya.

Mahfud MD pun mengimbau kepada pihak-pihak dari Kemenag untuk tidak melakukan tindakan represi atau meneror orang-orang agar tidak melaporkan.

"Saya bilang ke teman-teman, jangan takut. Sekarang Kemenag tidak berani melakukan apa-apa, laporkan saja. Ini demi penegakan hukum," tutur Mahfud MD.

Pun Mahfud mengimbau agar hati-hati mengelola Kemenag karena bisa membuat orang kualat. Menurut dia, Kemenag merupakan warisan dari perjuangan ulama dan umat Islam.

"Bayangkan saja, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mempunyai Departemen Agama. Yang lain hanya departemen wakaf, haji kemudian mufti. Kita punya kementerian lho yang mengelola semua agama," ujar Mahfud MD.

Jika dikhianati, imbuh Mahfud, orang tersebut akan hancur dengan sendirinya. "Ini hanya menunggu waktu saja orang-orang seperti itu. It's a matter of time," tutur Mahfud MD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD dan Khofifah Masuk Bursa Ketua Umum PPP

Mahfud MD dan Khofifah Masuk Bursa Ketua Umum PPP

Jawa Tengah | Selasa, 19 Maret 2019 | 22:14 WIB

Sebelum Jual Beli Jabatan Rommy, Ini 4 Skandal Korupsi Lain di Kemenag

Sebelum Jual Beli Jabatan Rommy, Ini 4 Skandal Korupsi Lain di Kemenag

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 14:57 WIB

Hadiri Debat Ketiga, Habiburokhman: Siapa Tahu Bisa Ketemu Romahurmuziy

Hadiri Debat Ketiga, Habiburokhman: Siapa Tahu Bisa Ketemu Romahurmuziy

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 19:20 WIB

4 Fakta yang Terjadi Usai Romahurmuziy Ditangkap KPK dan Jadi Tersangka

4 Fakta yang Terjadi Usai Romahurmuziy Ditangkap KPK dan Jadi Tersangka

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 07:40 WIB

Terkini

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:49 WIB