Momen Bendesa Grogi, Tidak Menyangka Dipayungi Jokowi

Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 23 Maret 2019 | 10:29 WIB
Momen Bendesa Grogi, Tidak Menyangka Dipayungi Jokowi
Jokowi memayungi bendesa. [Foto: Antara]

Suara.com - Ada momen unik ketika Presiden Joko Widodo berdialog dengan tokoh adat dan masyarakat di panggung terbuka Ardha Chandra, Bali, pada Jumat (22/3/2019) malam.

Ketika itu, lokasi diguyur hujan deras. Jokowi pun tak segan memayungi seorang bendesa dari Tabanan bernama Nyoman Gedearse saat sesi dialog tersebut.

Seperti dikutip Suara.com dari Antara, Nyoman dipanggil Jokowi karena menyela pidatonya dengan kalimat sanjungan yang diucapkan sangat keras.

Jokowi kemudian memberikan pertanyaan kepada Nyoman di depan hadirin: "Pertanyaan saya, apa pandangan bapak ke depan mengenai negara ini?"

Nyoman pun menjawab lancar diawali dengan ucapan terima kasihnya kepada Jokowi. Dia pun menyebut bahwa NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia--RED) adalah harga mati.

"Terima kasih Pak Jokowi. Saya pikirkan mungkin dari rumah bagaimana cara bertemu Pak Jokowi. Sekarang diberikan pertanyaan itu apa tujuan saya tentang NKRI ini. Seperti sudah dikatakan Pak Jokowi tadi, NKRI harga mati. Bagaimana kita harus bersatu dalam bentuk menjunjung tinggi dari segi kebhinekaan," tutur Nyoman.

Ketika Nyoman berbicara, mulai turun hujan. Jokowi pun memperlihatkan gestur meminta payung ke ajudannya. Tak seberapa lama, seorang pria membawakan payung untuk Jokowi.

Jokowi pun sempat meminta payung yang lebih besar. Kemudian, orang nomor satu di Indonesia tersebut tampak membagi payungnya dengan Nyoman yang tengah berorasi.

Melihat pemandangan Jokowi memayungi Nyoman di tengah hujan deras, hadirin pun tertawa dan bersorak. Nyoman tampak grogi alias kikuk. Orasinya terhenti sambil tersenyum.

baca juga

Momen ini diunggah dalam bentuk video oleh pengguna akun jejaring sosial Twitter, @habibthink. Sabtu (23/3/2019).

"Bapak ini tiba-tiba grogi, tidak menyangka kalau seorang Presiden bersedia payungi rakyatnya," cuit akun @habibthink.

Jokowi pun meminta Nyoman meneruskan pendapatnya. "Sudah diteruskan," kata Jokowi.

"Makanya kalau memang NKRI harga mati pilihlah Pak Jokowi," ucapnya, lantang.

"Hati-hati malam ini bukan kampanye loh. Saya enggak kampanye. Tapi kalau Bapak silakan. Jadi kalau untuk Bali apa kira-kira yang diperlukan ke depan?" tanya Jokowi.

"Kalau di Bali seperti yang sudah disampaikan Pak Gubernur. Di satu sisi lagi bagaimana membudayakan adat istiadat yang dipelopori bendesa adat. Kalau mau dikasih Pak Jokowi silakan," kata Nyoman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik sepeda Ontel, Jokowi - Iriana Hadiri Deklarasi Alumni Jogja

Naik sepeda Ontel, Jokowi - Iriana Hadiri Deklarasi Alumni Jogja

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 10:17 WIB

Kenakan Baju Putih, Jokowi Melayat ke Rumah Ketua Seknas Pemenangan M Yamin

Kenakan Baju Putih, Jokowi Melayat ke Rumah Ketua Seknas Pemenangan M Yamin

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 09:31 WIB

Tatapan Chelsea Islan ke Jokowi Bikin Netizen Rontok

Tatapan Chelsea Islan ke Jokowi Bikin Netizen Rontok

Entertainment | Jum'at, 22 Maret 2019 | 22:25 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×