TKN Jokowi - Maruf Amin Akui Sulit Cegah Anak-anak Ikut Kampanye

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Minggu, 24 Maret 2019 | 23:25 WIB
TKN Jokowi - Maruf Amin Akui Sulit Cegah Anak-anak Ikut Kampanye
Anak-anak turut hadir dalam kampanye terbuka PDIP. (Suara.com/Stephanus)

Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Maruf Amin , Hasto Kristyanto mengakui kesulitan mencegah anak-anak di bawah umur untuk tidak mengikuti kampanye dalam Pemilu 2019. Padahal, surat larangan sudah disebar ke seluruh peserta kampanye.

Hasto mengatakan pihak TKN sejatinya sudah mengedarkan surat edaran larangan membawa anak ke lokasi kampanye, namun ketika di lapangan hal itu sulit diterapkan.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran. Kadang-kadang kami kesulitan. Kami sudah mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak membawa dan melibatkan anak-anak," kata Hasto seusai kampanye Jokowi - Maruf di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Minggu (24/3/2019).

Sekjen PDIP itu berdalih kehadiran anak-anak saat kampanye paslon 01 menandakan capres petahana Jokowi adalah milik bersama.

"Tapi memang ini merupakan kegembiraan politik Pak Jokowi menjadi milik bersama," jelasnya.

Sebelumnya, dalam pantauan Suara.com, terlihat puluhan anak-anak bahkan balita ikut dibawa orang tuanya mengikuti kampanye PDIP di Alun-alun Tangerang dan Kampanye Jokowi - Maruf Amin di Serang. Bahkan ada beberapa anak yang mengenakan kaos partai.

Mereka terlihat antusias mengikuti jalannya acara kampanye mulai dari pawai, senam bersama, pengumuman resep rahasia nasi goreng Mega Wati hingga peluncuran joget 01.

Salah satu ibu-ibu, Siti mengaku terpaksa dan tidak punya pilihan lain untuk membawa anaknya ke lokasi kampanye karena tidak ada orang yang menjaga anaknya di rumah.

"Ya mau gimana lagi, pengen dateng, terus hari libur juga, gak ada yang jaga kalau ditinggal," kata Siti di Alun-alun Tangerang, Banten, Minggu (24/3/2019).

Untuk diketahui, dalam Pasal 87 Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, mengancam setiap orang yang menyalahgunakan anak-anak dalam kegiatan politik dan militer dengan ancaman kurungan lima tahun penjara atau denda maksimal Rp 100 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Perdana Prabowo-Sandi di Bekasi, Orator "Sentil" Rezim Jokowi

Kampanye Perdana Prabowo-Sandi di Bekasi, Orator "Sentil" Rezim Jokowi

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 22:09 WIB

Jokowi Klaim Elektabilitas Sudah Imbang di Banten

Jokowi Klaim Elektabilitas Sudah Imbang di Banten

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 19:19 WIB

Jokowi: Saya Pilih Maruf Amin Karena Paham Ekonomi Syariah hingga Unicorn

Jokowi: Saya Pilih Maruf Amin Karena Paham Ekonomi Syariah hingga Unicorn

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 18:08 WIB

Kampanye Terbuka di Serang, Jokowi Kembali Ajak Pendukung Lawan Hoaks

Kampanye Terbuka di Serang, Jokowi Kembali Ajak Pendukung Lawan Hoaks

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 17:53 WIB

BPN Minta Ibadah Capres-Cawapres di Masjid Tak Dikaitkan Kampanye

BPN Minta Ibadah Capres-Cawapres di Masjid Tak Dikaitkan Kampanye

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 17:21 WIB

Terkini

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:20 WIB

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:58 WIB

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:50 WIB

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:44 WIB

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB