Survei CSIS: Masyarakat Paling Puas dengan Pendidikan di Era Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Novian Ardiansyah

Kamis, 28 Maret 2019 | 13:59 WIB
Survei CSIS: Masyarakat Paling Puas dengan Pendidikan di Era Jokowi
Presiden Joko Widodo dan Iriana Joko Widodo. (Dokumentasi: Agus Suprapto)

Suara.com - Berdasarkan survei Centre for Strategic and International Studies atau CSIS, masyarakat paling puas dengan kebijakan pendidikan di era Jokowi. Peneliti CSIS Noory Okthariza mengatakanmayoritas publik puas atas kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yaitu sebesar 72,9 persen.

Sektor infrastruktur dan pendidikan menempati posisi teratas, terkait hal yang diapresiasi publik. Tingkat kepuasan sektor pembangunan dan infrastruktur sebesar 79,2 persen dan hanya 19,21 persen menyatakan tidak puas.

"Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK masih tinggi, di atas 70 persen. Sebanyak 72,9 persen menyatakan puas dan 25,3 persen menilai tidak puas, dan hanya 0,8 persen tidak menjawab," kata Noory Okthariza dalam pemaparan survei CSIS di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

"Tingkat kepuasan di sektor pendidikan sebesar 76,6 persen dan hanya 21,9 persen menyatakan tidak puas. Kepuasan di sektor maritim sebesar 70,6 persen dan di sektor pembangunan manusia 67,7 persen," lanjutnya.

Di sektor politik, hukum dan keamanan tingkat kepuasannya sebesar 64,5 persen, hubungan luar negeri 61,9 persen, dan di sektor ekonomi dianggap paling lemah yaitu 61,5 persen. Oktha mengatakan, kepuasan publik tersebut ditopang dengan persepsi ekonomi keluarga dan ekonomi nasional yang dianggap lebih baik dari tahun lalu.

"Sebanyak 50,2 persen masyarakat menilai kondisi ekonomi mereka membaik dibandingkan tahun lalu dan 48,3 persen menilai ekonomi nasional membaik dibandingkan tahun lalu," katanya.

Ia mengatakan, persepsi masyarakat terkait kondisi ekonomi satu tahun ke depan sangat positif, yaitu sebanyak 80,8 persen warga optimistis kondisi ekonomi dan 77 persen yakin ekonomi nasional lebih naik satu tahun dari sekarang.

Survei CSIS itu dilakukan sejak 15-22 Maret 2019 dengan menggunakan metode "multistage random sampling" dengan jumlah responden sebanyak 1.960 orang di 34 provinsi. Margin of error sebesar 2,21 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CSIS: Hanura, PSI, PBB Jadi Partai Nol Koma di Pemilu 2019, PDIP Nomor 1

CSIS: Hanura, PSI, PBB Jadi Partai Nol Koma di Pemilu 2019, PDIP Nomor 1

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 12:57 WIB

Sentil Trans Papua, Mardani Ali Sera: Cuma Jadi Jalanan Hantu

Sentil Trans Papua, Mardani Ali Sera: Cuma Jadi Jalanan Hantu

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 13:50 WIB

Survei CSIS: Elektabilitas Prabowo - Sandi Kalah 18,1 Persen dari Jokowi

Survei CSIS: Elektabilitas Prabowo - Sandi Kalah 18,1 Persen dari Jokowi

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 12:23 WIB

Rocky Gerung: Ikut Aminkan Esemka, Maruf Bisa Ikut Jokowi Kena UU Terorisme

Rocky Gerung: Ikut Aminkan Esemka, Maruf Bisa Ikut Jokowi Kena UU Terorisme

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 07:25 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

×