Diduga Langgar Kampanye, Penceramah Salawat Isra Mi'raj Ajak Dukung Prabowo

Senin, 01 April 2019 | 13:18 WIB
Diduga Langgar Kampanye, Penceramah Salawat Isra Mi'raj Ajak Dukung Prabowo
Prabowo Subianto. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Seorang penceramah di Serang, Banten diduga melanggar kampanye karena berkampanye di acara keagamaan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi’raj di Pasir Tambak, Kibin, Kabupaten Serang.

Dalam video yang berdurasi sekitar 2 menit lebih tersebut, terlihat penceramah yang belum diketahui identitasnya memimpin salawat dengan menggunakan nyanyian dukungan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

“Peringatan Isra Mi’raj itu merupakan peringatan hari besar Islam, milik umat. Peringatan tersebut tentunya harus ada pesan hikmah mengenai isra mi’raj. Karena itu tidak etis (jika) ditumpangi kepentingan politik. Apalagi sampai kampanye di tengah kerumunan massa,” kata Ketua Pembina Bintang Sembilan, Matin Syarkowi ditemui di Kota Serang, Senin (4/1/2019).

Matin meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kabupaten Serang untuk menindak kegiatan-kegiatan serupa. Matin menyatakan agar semua pihak menaati aturan yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kampanye sudah diatur KPU. Mentaati aturan itu wajib. Melanggar aturan akan menimbulkan keresahan. Jangan sesekali PHBI untuk kepentingan politik praktis.”

Selain itu, Matin menilai salawat tersebut berkonten kampanye hitam dengan menyatakan penista agama.

“Siapa yang meminta agama. Kalau mau tunjuk hidung. Ini kan dampak buruknya mengelabui masyarakat. Sebutan penistaan agama itu, harus jelas. Jangan menuduh orang menista agama. Padahal sebenarnya dia yang sedang menista agama.”

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Serang, Ari Setiawan mengaku belum mendapatkan laporan dari tim pemenang salah satu pasangan calon. KPU tengah melakukan pendalaman terkait acara tersebut.

“Cuma memang kami sudah mendapat informasi, ada yang mengirim video yang beredar di masyarakat. Harusnya sudah ada laporan ke kami. Pengawas di Kibin, nanti kita bedah kasus, ada pelanggaran atau tidak. Nanti kami akan klarifikasi pihak-pihak tertentu," kata dia.

Ari mengimbau kepada masyarakat yang merayakan momentum Rajaban, tradisi memperingati peristiwa Isra mi’raj di Serang, Banten agar tidak memanfaatkan PHBI untuk kepentingan politik.

Baca Juga: 4 Momen Mesra Prabowo Subianto - Titiek Soeharto di Pilpres 2019

“Upaya pencegahan yang kami lakukan berkomunikasi dengan para pihak. Kalau kegiatan itu kami tau, kami mencegah. Apa yang boleh dan apa yang tidak,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI