Pemilu Makin Dekat, BPN Gencar Dorong KPU Benahi DPT 'Hantu'

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 01 April 2019 | 14:56 WIB
Pemilu Makin Dekat, BPN Gencar Dorong KPU Benahi DPT 'Hantu'
Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo. (Suara.com/Tio)

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno terus mendorong KPU menyempurnakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Meskipun waktu pemilihan tinggal 16 hari lagi, namun BPN meminta agar KPU bisa bekerja cepat untuk menghapus nama pemilih 'hantu' dalam DPT.

Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menjelaskan, bahwa dorongan itu dilakukan BPN lantaran kepeduliannya melihat Pemilu 2019 yang harus berjalan secara adil. Bukan untuk kepentingan BPN saja, akan tetapi untuk kepentingan rakyat Indonesia.

"BPN punya kepedulian yang tinggi agar pemilu serentak 2019 terselenggara dengan adil dan berkualitas. Ini untuk kepentingan negara dan juga kepentingan rakyat Indonesia," kata Hashim saat menggelar konferensi pers terkait DPT 2019 di Ayana Mid Plaza, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Hashim mengungkapkan, hingga saat ini dugaan jutaan data invalid yang masih ada dalam DPT dikhawatirkan berpotensi memiliki masalah.

Mengingat waktu semakin sempit, sangat diharapkan KPU bekerja secara maksimal agar DPT di TPS-TPS yang berpotensi bermasalah mendapat perhatian yang sangat khusus, daftar ganda yang ada agar dicoret.

"Misalnya usia yang di bawah 17 tahun, perlu diverifikasi di lapangan dan usia 90 tahun ke atas juga perlu dilakukan banyak sampling terhadap persoalan di atas. Semua persoalan ini juga perlu dilaporkan secara terbuka kepada partai peserta pemilu, agar kelak sebelum pemilu serentak terjadi, berbagai persoalan ini bisa diselesaikan oleh pihak pihak terkait," paparnya.

Hashim menambahkan, pihaknya sudah beberapa kali melaporkan masalah itu kepada KPU dan Bawaslu dan tidak jarang dirinya kerap menghampiri KPU untuk menanyakan perkembangannya. Namun hingga saat pengecekan terakhir, Hashim menemukan masih adanya DPT yang bermasalah tersebut.

"Dan BPN Prabowo-Sandiaga sudah melaporkan berbagai masalah tersebut ke KPU dan Bawaslu, namun hingga hari ini berbagai persoalan tersebut masih belum terselesaikan dengan baik. Sementara waktu menjelang pemilu tinggal beberapa hari lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Minta KPU Segera Penuhi Kekurangan Logistik Pemilu

DPR Minta KPU Segera Penuhi Kekurangan Logistik Pemilu

DPR | Senin, 01 April 2019 | 13:49 WIB

Amien Rais Ancam People Power, Bamsoet: Jangan Buat Suasana Makin Panas

Amien Rais Ancam People Power, Bamsoet: Jangan Buat Suasana Makin Panas

News | Senin, 01 April 2019 | 11:46 WIB

TNI AL Kerahkan 3 KRI Jaga TPS Terapung

TNI AL Kerahkan 3 KRI Jaga TPS Terapung

News | Senin, 01 April 2019 | 11:36 WIB

Dianggap Tidak Netral Dukung Paslon 02, Kapolsek Pasirwangi Dimutasi

Dianggap Tidak Netral Dukung Paslon 02, Kapolsek Pasirwangi Dimutasi

News | Minggu, 31 Maret 2019 | 19:31 WIB

Amien Rais soal Pelaku Serangan Fajar: Tangkap, Ikat dan Polisikan

Amien Rais soal Pelaku Serangan Fajar: Tangkap, Ikat dan Polisikan

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 18:58 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB