Oposisi Kuasai Pemilu Lokal di Turki, Erdogan Mulai Kehilangan Pengaruh?

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 02 April 2019 | 09:22 WIB
Oposisi Kuasai Pemilu Lokal di Turki, Erdogan Mulai Kehilangan Pengaruh?
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah konferensi pers di London, Inggris. [AFP/Matt Durham]

Suara.com - Presiden Turki Tayyip Erdogan terpukul dalam pemilihan umum lokal karena Partai AK pimpinannya kehilangan kendali di Ankara, ibu kota Turki, untuk pertama kalinya sejak partai itu didirikan pada 2001, sementara kekalahan besar di Istanbul juga membayangi AK.

Erdogan, yang telah mendominasi politik Turki sejak ia mulai naik ke tampuk kekuasaan 16 tahun lalu, berkampanye tanpa henti selama dua bulan menjelang pemungutan suara pada Minggu (31/3).

Namun, kampanye yang digelar setiap hari oleh sang presiden serta dukungan media yang begitu besar tidak mampu mengambil hati para pemilih di dua kota utama.

Stasiun penyiaran Turki mengatakan, kandidat dari Partai Rakyat Republik (CHP), Mansur Yavas, sudah jelas menang di Ankara.

Sementara itu di Istanbul, CHP memimpin dengan hampir 28.000 suara lebih banyak dibandingkan suara yang dikumpulkan kandidat saingannya, menurut hasil penghitungan terbaru.

"Rakyat telah memberikan pilihan pada demokrasi, mereka memilih demokrasi," kata pemimpin oposisi Kemal Kilicdaroglu seperti dilansir Reuters.

Ia menyatakan, CHP, partainya yang beraliran sekuler, telah mengambil kendali di Ankara dan Istanbul dari Partai AK (AKP) serta tetap menguasai bentengnya di Izmir, kota di pesisir Laut Aegea dan terbesar ketiga di Turki.

Kantor berita Turki Anadolu melaporkan, bahwa jumlah pemilih yang memberikan suara mereka di seluruh negeri sangat tinggi, yaitu 84,52 persen.

Kekalahan partai berakar Islam pimpinan Erdogan itu di Ankara merupakan pukulan telak bagi sang presiden. Kekalahan di Istanbul, kota yang tiga kali lebih besar dibandingkan Ankara, akan menjadi pukulan yang lebih besar. Erdogan memulai karier politiknya di Istanbul dan pernah menjabat sebagai wali kota tersebut pada tahun 1990-an.

Baca Juga: Mengerikan, 20 Orang Tewas Terpanggang Saat Bus Terbakar di Peru

Ketua Dewan Tinggi Pemilihan Sadi Guven mengatakan kepada para wartawan bahwa kandidat wali kota Istanbul dari CHP, Ekrem Imamoglu, meraup 4.159.650 suara sementara kandidat dari AKP, yaitu mantan Perdana Menteri Binali Yildirim, mengumpulkan 4.131.761 suara.

Dewan Tinggi Pemilihan menyediakan waktu tiga hari jika hasil pemilihan akan dipermasalahkan.

Anadolu melaporkan bahwa AKP akan mengajukan banding di beberapa distrik Ankara.

Ketika menyampaikan pidato di hadapan para pendukungnya pada Minggu malam, Erdogan tampaknya menerima kekalahan AKP di Istanbul walaupun dia mengatakan sebagian besar masyarakat di kota tersebut dikuasi oleh partainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI