Array

Mozambik Terancam Kelaparan Usai Diterjang Topan Idai

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 02 April 2019 | 13:29 WIB
Mozambik Terancam Kelaparan Usai Diterjang Topan Idai
Seorang wanita tua mencuci di tengah lumpur pasca topan idai menerjang Zimbabwe. (AFP)

Suara.com - Fulai Joaquim memiliki cukup makanan untuk memberi makan 10 anaknya selama satu pekan lagi, mungkin dua, tapi selanjutnya, ia mengatakan "semua berada di tangan Tuhan".

Topan Idai mencabut tanaman singkongnya dari tanah, dan cuma meninggalkan akarnya di ladang. Lalu banjir yang terjadi sesudah topan menerjang menyapu bersih tanaman jagungnya.

"Banyak air mata mengalir," kata Joaquim (45), sebagaimana dilaporkan Reuters.

Ia berjalan dengan lesu melewati sebidang kecil tanah yang diselimuti lumpur dan rumah ranting di Nhampuepua, yang juga hancur oleh topan. "Semua orang kelaparan."

Ratusan anggota masyarakat pedesaan terperosok ke dalam krisis pangan setelah Topan Idai memporak-porandakan seluruh Mozambik Tengah pada 14 Maret, kata beberapa pekerja kemanusiaan. Pemerintah memperkirakan lebih dari 700.000 hektare lahan pertanian direndam banjir, sehingga banyak petani tak memiliki apa-apa untuk dipanen.

Dari udara, beberapa kilometer tanaman terlihat rata dengan tanah, seperti rambut tipis yang licin.

Lebih dari 750 orang meninggal akibat topan dan hujan lebat sebelum bencana alam tersebut melanda Mozambik dan dua negara lain di Afrika Selatan --Zimbabwe dan Malawi.

Dua pekan kemudian, saat operasi pencarian dan pertolongan dilancarkan, pusat perhatian ialah memberi makan para penyintas.

Impor jagung ke Mozambik dapat berlipat tahun ini dari biasanya 100.000 ton, kata Wandie Sihlobo, ahli ekonomi di Perhimpunan Agrobisnis Afrika Selatan, Agbiz. Kondisi itu bisa membuat harga jadi tidak menentu.

Baca Juga: Anak-anak Khashoggi Dilaporkan Terima Suap Rumah dan Uang dari Arab Saudi

"Makanan, keamanan, kebijaksanaan, semuanya telah porak-poranda," kata Direktur Program Pangan Dunia untuk Afrika Selatan, Lola Castro, kepada Reuters di bandar udara di Kota Beira --yang diterjang topan.

"Kami harus melakukan peningkatan dengan cepat," katanya.

WHP telah mengirim bantuan untuk sebanyak 200.000 warga Mozambik dan bermaksud menjangkau satu juta orang dalam dua pekan ke depan, kata Lola Castro.

Tapi itu tidak cukup! Para petani juga memerlukan benih untuk ditanam kembali sesegera mungkin.

Topan tersebut menerjang dalam waktu yang lebih buruk, hampir satu bulan sebelum panen utama jagung, tanaman pokok wilayah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI