Seperti Maruf Amin, Sandiaga 2 Kali Batal Kampanye Diadang Massa

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 02 April 2019 | 18:31 WIB
Seperti Maruf Amin, Sandiaga 2 Kali Batal Kampanye Diadang Massa
Debat capres - cawapres sesi pertama. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin batal melakukan kampanye di Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada Senin (1/4/2019). Rombongan Maruf diadang oleh massa pendukung capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Kejadian terjadi saat Senin sore menjelang waktu ibadah salat magrib. Sejumlah massa pendukung yang mengenakan atribut pemenangan Prabowo-Sandi menghalangi mobil yang ditumpangi Maruf. Mereka juga mengacungkan salam dua jari sembari memblokade mobil Maruf.

Pengadangan yang terjadi pun menyebabkan kemacetan. Meski demikian, aksi pengadangan oleh massa pendukung Prabowo - Sandi bisa dilerai dan rombongan Maruf pun bisa kembali melanjutkan perjalanan.

Aksi pengadangan ternyata bukan hanya dialami oleh Maruf saja. Cawapres nomor urut 02 Sandiaga juga sudah beberapa kali terpaksa membatalkan jadwal kampanye lantaran diadang oleh sejumlah massa.

Berikut Suara.com merangkumnya untuk Anda:

1. Banyuwangi

Pada 19 Maret 2019, Sandi dijadwalkan melakukan kampanye di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar, Banyuwangi. Namun, rencana kampanye di daerah itu batal lantaran mendapat penolakan dari warga sekitar.

Pihak kepolisian setempat meminta agar tim Sandi membatalkan kampanye lantaran ada kabar akan ada penyerangan dari massa lain. Tim Badan Pemenangan Provinsi Prabowo - Sandiaga mengklaim pihaknya telah mengantongi izin dari Polda Jawa Timur dan KPU serta Panwaslu.

Namun, kampanye d TPI Muncar pun gterpaksa dibatalkan. Sandi memutuskan untuk mengganti kegiatan kampanye menjadi kegiatan diskusi dengan para pendukungnya di Posko Pemenangan Prabowo - Sandiaga di Kecamatan Muncar.

baca juga

2. Tabanan 

Sebelum ada penolakan di Banyuwangi, Sandiaga juga pernah mendapatkan penolakan saat hendak melakukan kunjungan ke Tabanan, Bali. Sandiaga pun membatalkan acara kunjungan ke Banjar Dinas Pagi, Desa Senganan, Panebel, Tabanan, Bali pada 24 Februari 2019.

Sesaat sebelum kunjungan berlangsung, tim Sandiaga mendapatkan surat penolakan dari warga sekitar. Warga sekitar sudah sepakat untuk memberikan dukungan terhadap capres yang didukung oleh PDI Perjuangan.

Sehingga untuk menjaga kondusivitas desa, warga di desa setempat meminta agar Sandiaga membatalkan kunjungannya ke desa itu. Untuk mencegah terjadinya keributan, Sandiaga pun akhirnya membatalkan rencana kunjungan di daerah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ma'ruf Amin ke Warga Madura: Kata Kiai, Pilih yang Ada Ulamanya

Ma'ruf Amin ke Warga Madura: Kata Kiai, Pilih yang Ada Ulamanya

Jatim | Senin, 01 April 2019 | 18:53 WIB

MUI Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Fatwa Golput Haram

MUI Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Fatwa Golput Haram

News | Senin, 01 April 2019 | 16:26 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×