Emak-emak Desak Prabowo dan Titiek Soeharto Rujuk: Pasangan Ideal

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 03 April 2019 | 11:55 WIB
Emak-emak Desak Prabowo dan Titiek Soeharto Rujuk: Pasangan Ideal
Prabowo Subianto besama mantan istri, Titiek Soeharto dan putra mereka, Didit Prabowo. (Instagram @titiksoeharto)

Suara.com - Sejumlah pendukung Prabowo - Sandiaga dari kalangan ibu-ibu atau emak-emak militan berharap Capres Prabowo Subianto rujuk kembali dengan mantan istrinya, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Mereka menganggap jika Prabowo menang Pemilu 2019 dan rujuk dengan Titiek Soeharto akan membawa kesejukan bagi masa depan Indonesia.

Sri Hadijati, seorang ibu-ibu anggota pengajian di Jatiasih, Bekasi, Jabar yakin bahwa keberadaan Titiek di samping Prabowo akan menyempurnakan kepemimpinan tokoh yang selalu berhasil mengumpulkan ribuan massa di setiap kampanye yang didatanginya itu.

“Pak Prabowo itu tegas, sementara Ibu Titiek terkenal anggun dan keibuan. Keduanya saling melengkapi sebagai pasangan teladan negeri ini,” kata Sri yang berprofesi sebagai guru tersebut, pada Selasa (2/4/2019) kemarin.

Senada dengan Sri, Elly Yulianti warga Cijantung, Jakarta Selatan menilai Prabowo merefleksikan sosok yang tegas, kuat dan berwibawa. Untuk itu perlu seseorang yang mampu memberikan sentuhan kehalusan.

“Nah, itu bisa dipenuhi sosok Mbak Titiek,” kata dia.

Nila Andayani, warga tinggal di Cibinong, Bogor, menilai Titiek Soeharto dan Prabowo merupakan pasangan ideal.

“Mereka memang pasangan ideal. Keduanya sangat serasi,” kata Nila Andayani.

Sebagaimana Sri Hadijati, Nila juga melihat kuatnya kepribadian Mbak Titiek untuk kembali mendampingi Prabowo. Menurut Nila, terpilih atau tidaknya Prabowo sama sekali terlepas dari urusan rujuknya kembali pasangan tersebut.

Selian itu, sebagian pendukung dari kalangan emak-emak juga ada yang meyakini bahwa sebenarnya Prabowo - Titiek tak pernah bercerai.

“Banyak ibu-ibu yang yakin bahwa mereka sebenarnya tidak pernah bercerai,” kata Nenden Wardah Rosidah, pembina pengajian Yayasan Islamiyah, di Bandung.

Sementara Meiroza Rosita, ibu-ibu pengajian di Pakanbaru, Riau, meyakini bahwa di balik seorang pemimpin yang kuat harus ada penopang berupa seorang perempuan yang tak kalah kuat.

Terkait itu, ia yakin Titiek Soeharto yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, merupakan seorang yang pas mendampingi Prabowo.

“Mbak Titiek itu anggun, namun kuat dan liat. Beliau pas mendampingi 08,” kata Meiroza, menyebut sebutan khas untuk Prabowo.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ma'ruf Amin Dihadang di Madura, TKN: Kubu 02 Terbiasa Intimidatif

Ma'ruf Amin Dihadang di Madura, TKN: Kubu 02 Terbiasa Intimidatif

News | Selasa, 02 April 2019 | 19:37 WIB

Penghitungan Suara di Hotel Borobudur Ditolak, TKN: Jin-nya Amien Rais

Penghitungan Suara di Hotel Borobudur Ditolak, TKN: Jin-nya Amien Rais

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 13:31 WIB

SMRC: Pendukung Prabowo-Sandi Paling Tidak Percaya Kinerja KPU dan Bawaslu

SMRC: Pendukung Prabowo-Sandi Paling Tidak Percaya Kinerja KPU dan Bawaslu

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 19:10 WIB

Emak-emak Pelaku Kampanye Hitam ke Jokowi Diringkus, PEPES Bantah Tapi...

Emak-emak Pelaku Kampanye Hitam ke Jokowi Diringkus, PEPES Bantah Tapi...

News | Senin, 25 Februari 2019 | 21:50 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB