Suara.com - Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko terlibat adu argumen dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah melalui media sosial Twitter, alias perang cuitan 'Twitwar.'
Aksi perang sindiran ini terjadi seusai Budiamn menjadi bintang tamu dalam program gelar wicara Mata Najwa, Rabu (3/4) malam.
Saling sindir berawal dari unggahan Fahri melalui akun Twitternya @fahrihamzah, yang mengomentari cuplikan video debat Mata Najwa.
Fahri menyebut Budiman menurunkan derajat pengetahuannya demi membela capres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin.
"Orang pintar seperti Budi terpaksa menurunkan derajat pengetahuannya ke bawah standar kaki mebel mewah miliknya," kata Fahri seperti dikutip Suara.com, Kamis (4/4/2019).
Dalam cuplikan video itu, Budiman mendapat kritikan pedas dari politikus partai Demokrat Jansen SItindaon, politikus PAN Faldo Maldini dan mantan staf khusus menteri ESDM M Said Didu.
Budiman dituding sudah salah memberikan komentar terkait pernyataan Jokowi yang menyebut pemimpin harus memiliki pengalaman.
Akun bernama @mr_prast_jr mengomentari unggahan Fahri. Ia menautkan akun Budiman yakni @budimandjatmiko agar mau mengomentari pernyataan Fahri.
Siapa sangka, Budiman akhirnya membalas cuitan Fahri itu. Ia menyebut bahwa Fahri sedang menghibur dirinya sendiri.
"Ah @Fahrihamzah sedang sedikit menghibur diri untuk banyak kesesatan retorikanya sendiri," balas Budiman.
Tak lama, Fahri membalas cuitan dari Budiman dengan membela dirinya.
"Saya membela pikiran. Saya membela filsafah. Kalau tersesat hanya dalam pikiran.. bukan dalam karakter bung.. tapi Bung Bud membela sesuatu yang sulit dibela karena membela diri saja gak sanggup... saya membela akal sehat... negara tidak sedang sehat bung... pilotnya kosong," ungkap Fahri.
"Soal membela diri itu bukan prioritasku hehehe. Ada peradaban ke depan yang harus dimenangkan untuk banyak orang dan saya gak bisa berhenti, apalagi mundur," balas Budiman mengomentari cuitan Fahri.
Aksi saling balas dan sindir antara Fahri dan Budiman berhenti. Fahri tak lagi membalas cuitan Budiman.
Namun, Fahri justru membuat sindiran baru dengan mengomentari unggahan Budiman mengenai massa aksi di GOR Satria Purwokerto saat Jokowi datang dan menggelar kampanye di sana.