Twitwar Sengit Faldo Maldini vs Arie Kriting, Ujungnya : 'Yaudah!'

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 05 April 2019 | 10:54 WIB
Twitwar Sengit Faldo Maldini vs Arie Kriting, Ujungnya : 'Yaudah!'
Faldo Maldini dan Arie Kriting. [Instagram/Suara.com]

Suara.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Faldo Maldini, berdebat sengit alias twitwar dengan komika Arie Kriting melalui jejaring sosial Twitter.

Twitwar berawal dari kicauan Faldo Maldini di akun @FaldoMaldini memaknai arti people power alias kekuatan rakyat, sebuah ancaman yang sempat dilontarkan oleh politikus gaek, Amien Rais.

Dalam kicauan yang dikutip SUARA.com, Jumat (5/4/2019), bahkan Faldo Maldini menyebut pihak yang alergi terhadap people power merupakan orang yang sedang halusinasi.

"Demokrasi bermakna 'rule of the people'.'To rule', maka 'the people' butuh 'power'. Yang alergi sama 'people power', kayaknya lagi halusinasi," cuit Faldo Maldini pada 3 April 2019.

Cuitan tersebut ditanggapi oleh Arie Kriting melalui akun @Arie_Kriting yang mempertanyakan wujud konkret people power seperti di kicauan Faldo Maldini.

"Selamat malam, jadi kongkritnya bagaimana tuh wujudnya people power?" kicau Arie Kriting.

Faldo Maldini menyebut banyak bentuk dari people power dengan melampirkan beberapa referensi.

"Kongkretnya banyak, Bro: protes, boycott, civil disobedience, dsb. Saya kasih referensi ya: (Tilly: 2008), (Tarrow, McAdam, &Tilly: 2001), (Diamond:1994), & (Skocpol: 1979). Nah segitu dulu. Semoga budaya literasi kita semakin baik di pemerintahan yang baru, minimal melampaui Sinchan," cuit Faldo Maldini.

Namun, Arie Kriting merevisi penjelasan Faldo Maldini. Arie Kriting menegaskan pertanyaannya terkait pengerahan people power yang dimaksud oleh Amien Rais dalam pernyataannya.

"Yang saya tanyakan itu kongkret dari pengerahan 'People Power' yang dimaksud oleh Amien Rais. Bukan penjelasan tekstual gitu. Kalau cuma itu sih browsing bentar juga ada. Ngapain saya nanya. Yang dimaksud Amien Rais itu kongkretnya akan seperti apa?" kicau Arie Kriting.

Faldo Maldini berkicau dengan membubuhkan tanda seru. Dia meminta Arie Kriting memahami yang dia kicaukan. Kembali, Faldo Maldini menegaskan revolusi tanpa darah Amien Rais.

"Perintah Allah pertama itu adalah iqra! Pahami dong yang saya bilang, referensi udah saya kasih. Sudah saya jawab. Semua opsi itu mungkin kalau yang dibilang Pak Amien revolusi tanpa darah, seperti strike, protes, boycott, dan lain-lain. Yang jelas bukan yang pakai darah: riot, teror, rebelion, dan sebagainya," cuit Faldo Maldini.

Pun Arie Kriting mempertanyakan alasan harus ada revolusi dan mengerahkan rakyat. Seolah, menurut Arie Kriting, ada degradasi proses demokrasi saat ini.

"Ya kenapa harus revolusi? Pakai kerahkan rakyat pula. Semacam ada degradasi dalam proses berdemokrasi saat ini. Segala mau revolusi lah. Perasaan 2004 sampai 2014 nggak pernah ada bahasa pengen revolusi. Kenapa kalian setegang itu sih? Mau ganti sistem sekalian?" kicau Arie Kriting.

Faldo Maldini pun mempertanyakan anggapan degradasi demokrasi dari revolusi yang dimaksud dalam cuitannya. Pun dia menyindir revolusi mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

"Revolusi kok dianggap degradasi demokrasi. Makanya, Iqra', Iqra', dan Iqra', Bro. Bung Karno itu nulis buku "Di Bawah Bendera Revolusi", yang takut istilah revolusi adalah penguasa yang sudah terlalu nyaman. Ini bukan revolusi mental ya," cuit Faldo Maldini.

Arie Kriting menanggapinya dengan tawa: "Hahahaha. Apaan sih ini orang? Sumpah deh. Kalian kalo baca dari awal pasti menemukan kelucuan. Sa dari tadi ketawa mulu ini."

Faldo Maldini pun meminta Arie Kriting membantah argumennya. Dia menyebut tidak membahas komedi yang dilontarkan oleh Arie Kriting.

"Bantah aja argumennya, kita tidak lagi membahas komedimu. Kelucuan itu tidak perlu dikatakan, apalagi dilabeli kayak cap halal. Jadi, jangan maksa juga buat sekadar memenuhi KPI-mu," cuit Faldo Maldini.

Arie Kriting pun kebingungan: "Nah apalagi ini? Bro, ngomong apa sih? Coba baca ulang sekali lagi, baru di-twit gitu. Jadi kita paham, bung ngomong maksudnya apa? Bawa-bawa cap halal ama KPI-mu ini apa sih? Astaga. Sa kayaknya memang kurang baca deh."

Faldo Maldini menjawab singkat: "Yaudah. Jangan dipaksakan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Tampil di Mata Najwa, Budiman Sudjatmiko Twitwar dengan Fahri Hamzah

Usai Tampil di Mata Najwa, Budiman Sudjatmiko Twitwar dengan Fahri Hamzah

News | Kamis, 04 April 2019 | 17:22 WIB

Debat Sengit Budiman Sudjatmiko dan Faldo Maldini Bahas 'People Power'

Debat Sengit Budiman Sudjatmiko dan Faldo Maldini Bahas 'People Power'

News | Kamis, 04 April 2019 | 12:54 WIB

Kampanye di Padang, Banyak Pendukung Prabowo yang Tumbang

Kampanye di Padang, Banyak Pendukung Prabowo yang Tumbang

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:34 WIB

Dialog dengan Sandiaga Uno, Wanita Cantik Ini Minta Jadi Istri Ke-2

Dialog dengan Sandiaga Uno, Wanita Cantik Ini Minta Jadi Istri Ke-2

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:34 WIB

Cuit Gereget Tim Prabowo - Sandi usai Lawatan 1.500 Titik Dikira Bohong

Cuit Gereget Tim Prabowo - Sandi usai Lawatan 1.500 Titik Dikira Bohong

News | Senin, 18 Maret 2019 | 12:22 WIB

Terkini

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:19 WIB

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:14 WIB

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:13 WIB

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

News | Senin, 01 Juni 2026 | 07:45 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 06:21 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB