Ada 'Muhammad' di Nama Prabowo, BPN: Kami Hargai Kreativitas Relawan

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 08 April 2019 | 16:31 WIB
Ada 'Muhammad' di Nama Prabowo, BPN: Kami Hargai Kreativitas Relawan
Capres nomor 02 Prabowo Subianto melaksanakan salat subuh berjamaah sebelum acara kampanye akbar di Stadion Utama Glora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Suhud Alynudin angkat bicara terkait dari penyantuman 'Muhammad' di nama Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang tertulis di sebuah alat peraga kampanye (APK) berupa poster berukuran besar.

Apalagi, nama Muhammad itu tidak sesuai dengan nama yang tertera pada surat suara resmi Pilpres 2019.

Seorang warganet mengunggah poster berukuran besar yang menampilkan sosok Prabowo - Sandiaga mengenakan pakaian jas hitam, lengkap dengan peci hitam. Di bawah foto itu tertulis nama H. Muhammad Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Salahuddin Uno.

"Kami tidak tahu siapa yang membuat itu. Yang pasti bukan dari BPN Prabowo-Sandiaga," kata Suhud kepada Suara.com, Senin (8/4/2019).

"Kami tidak tahu apa motifnya. Karena nama yang tertera dalam kertas suara adalah nama resmi tanpa tambahan apa pun," sambung dia.

Meski demikian, Suhud tidak mempermasalahkan jika ada pendukung yang membuat poster dengan penambahan nama semacam itu. Selama yang dilakukan para pendukung itu tidak melanggar aturan, BPN tidak mepermasalahkan.

Poster Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. (Istimewa)
Poster Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. (Istimewa)

"Kami menghargai semua kreatifitas relawan, sejauh hal itu tidak melanggar aturan yang berlaku dalam pilpres dan merugikan pihak lain," katanya lagi.

"Pendukung Prabowo-Sandiaga agar selalu menjaga kedamaian dan tidak mudah terpancing provokasi pihak mana pun," imbuh dia.

Untuk diketahui, seorang warganet mengunggah sebuah poster Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno berukuran besar yang berdiri di pinggir jalan. Dalam unggahannya, warganet itu bertanya nama 'Muhammad' yang tiba-tiba bertengger di nama Prabowo.

baca juga

Foto poster itu diunggah pada Senin (8/4/2019). Sang pengunggah pun bingung saat memperhatikan nama lengkap Prabowo yang dituliskan dalam poster tersebut. Dalam poster itu tertulis "H. Muhammad Prabowo Subianto" dan "H. Sandiaga Salahuddin Uno".

"Sejak kapan Mon pak Wowo ditambahin namanya di depan," tanya si pengunggah.

Enggan tinggal diam, salah satu pendukung dari Prabowo - Sandiaga langsung membalas cuitan dari pendukung Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi tersebut. Ialah @AkunTofa yang kemudian memberikan komentar atas cuitan poster itu.

"Banyak orang Jawa ditambahi nama Albertus, biasa saja. Sejak kapan bisa begitu?," cuitnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kampanye di Yogyakarta, Dapat Titipan dari Sultan Hamengku Buwono X

Prabowo Kampanye di Yogyakarta, Dapat Titipan dari Sultan Hamengku Buwono X

News | Senin, 08 April 2019 | 15:39 WIB

Hitung Peserta Kampanye Prabowo, Denny Siregar Disindir Rachel Maryam

Hitung Peserta Kampanye Prabowo, Denny Siregar Disindir Rachel Maryam

News | Senin, 08 April 2019 | 15:13 WIB

Belot Dukung Prabowo, Caleg PBB Menolak Dipilih, Suara Dikasih ke PKS

Belot Dukung Prabowo, Caleg PBB Menolak Dipilih, Suara Dikasih ke PKS

News | Senin, 08 April 2019 | 14:43 WIB

Buntut Surat SBY ke Prabowo - Sandiaga Timbulkan Keretakan Koalisi?

Buntut Surat SBY ke Prabowo - Sandiaga Timbulkan Keretakan Koalisi?

News | Senin, 08 April 2019 | 14:10 WIB

Amini Postingan Penghasut Terulangnya Rusuh 98, Pemuda Ini Diamankan Polisi

Amini Postingan Penghasut Terulangnya Rusuh 98, Pemuda Ini Diamankan Polisi

Jatim | Senin, 08 April 2019 | 13:55 WIB

Terkini

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB