KPK Klarifikasi Kebocoran Anggaran, Fadli Zon: Mungkin Ditegur Penguasa

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 08 April 2019 | 19:38 WIB
KPK Klarifikasi Kebocoran Anggaran, Fadli Zon: Mungkin Ditegur Penguasa
Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Fadli Zon. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Fadli Zon merespon 'ralat' atau klarifikasi KPK soal data kebocoran uang negara Rp 2.000 triliun. Fadli mencurigai adanya intervensi dari 'atas' sehingga KPK langsung meralat pernyataannya.

"Saya kira iyah (ada intervensi). Cara-cara seperti ini saya kira sangat mudah untuk dipantau dan dilihat sebagai sebuah intervensi," kata Fadli di Restauran Al Jazeera Polonia, kawasan Cipinang Cipedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/4/2019).

Isu soal kebocoran anggaran ramai setelah Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku mendapatkan data dari KPK terkait kebocoran uang negara hingga Rp 2.000 triliun. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat kampanye akbar di GBK, Minggu (7/4/2019). Namun, berselang sehari KPK menyebut kalau Rp 2.000 triliun itu potensi penambahan APBN, bukan kebocoran.

"Mungkin karena ada teguran dari pihak penguasa kemudian diralat lagi, seperti halnya itu kapolsek sudah menyampaikan bahwa mereka disuruh tapi kemudian diralat lagi," kata Fadi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai tidak ada yang beda terkait bantahan pimpinan KPK. Pasalnya, yang diralat KPK tidak berbeda dengan apa yang disampaikan KPK sebelumnya.

"Ya kan sama saja mau potensi kan pak Prabowo juga menyampaikan 1.000 triliun jadi jangan juga KPK kemudian mengeluarkan satu data," ujarnya.

"Kalau menyebut potensi ya memang potensi dong artinya potensi yang bisa diselamatkan, kan? Rp 2.000 triliun, sama saja," pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyebut ada kebocoran ribuan triliun rupiah. Hal itu dikatakan Prabowo saat kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (7/4/2019).

Diberitakan sebelumnya, Wakil KPK Saut Situmorang menanggapi pernyataan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut adanya kebocoran uang negara sebesar Rp 2.000 triliun yang diklaim berdasarkan data dari KPK. Saut mengatakan Rp 2.000 triliun tersebut merupakan potensi penambahan APBN, bukan kebocoran.

baca juga

Saut menuturkan, pernyataan Prabowo soal kebocoran Rp 2.000 triliun tersebut mengutip perkataan Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan. Namun kata Saut, ada kesalahan persepsi. Sebab yang dimaksud Basaria itu potensi penambahan APBN sebesar Rp 2.000 triliun bukan kebocoran Rp 2.000 triliun.

"Sebenarnya statemen itu lebih banyak datang dari saya. Saya mengatakan Indonesia bisa ngumpul sampai Rp 4.000 triliun. APBN kita sekarang kan Rp 2.400 triliun," ujar Saut di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (8/4/2019).

"Kami berdiskusi di banyak tempat kita tuh bisa ngejar Rp 4.000 triliun, bisa ngejar. Jadi kekurangannya sekitar Rp 2.000 triliun. Jadi itu bukan kebocoran, potensi (penambahan)," Saud menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Luncurkan Buku Kumpulan Puisi Ada Genderuwo di Istana

Fadli Zon Luncurkan Buku Kumpulan Puisi Ada Genderuwo di Istana

News | Senin, 08 April 2019 | 18:01 WIB

KPK Ungkap Klaim Kebocoran Rp 2.000 Triliun Prabowo, Apakah Benar?

KPK Ungkap Klaim Kebocoran Rp 2.000 Triliun Prabowo, Apakah Benar?

News | Senin, 08 April 2019 | 17:23 WIB

Bagikan Surat Salim A Fillah 5 Tahun Lalu, Prabowo Diminta Baca Lagi

Bagikan Surat Salim A Fillah 5 Tahun Lalu, Prabowo Diminta Baca Lagi

News | Senin, 08 April 2019 | 17:31 WIB

Soal Hoaks Server KPU, Polisi: Jangan Dikaitkan ke Pendukung Prabowo Dulu

Soal Hoaks Server KPU, Polisi: Jangan Dikaitkan ke Pendukung Prabowo Dulu

News | Senin, 08 April 2019 | 16:29 WIB

KPK Bantah Prabowo: Kekurangan Rp 2.000 Triliun Bukan Kebocoran

KPK Bantah Prabowo: Kekurangan Rp 2.000 Triliun Bukan Kebocoran

News | Senin, 08 April 2019 | 16:10 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×