Geger #JusticeForAudrey, Warganet Kutuk Bullying hingga Kekerasan Fisik

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 09 April 2019 | 14:57 WIB
Geger #JusticeForAudrey, Warganet Kutuk Bullying hingga Kekerasan Fisik
Ilustrasi kekerasan. [Shutterstock]

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan kemunculan tagar #JusticeForAudrey yang merajai trending topic Indonesia. Warganet ramai-ramai mengecam aksi bullying hingga berujung pada kekerasan fisik seperti dialami oleh Ay (14), salah seorang siswi di SMP di Pontianak yang dikeroyok belasan siswi SMA.

Kisau Ay pun dibagikan pertama kali melalui akun Twitter @syarifahmelinda. Aksi bullying hingga pengeroyokan yang dialami oleh Ay dilakukan oleh 12 orang siswi dari beberapa SMA di Kota Pontianak.

"Nasib kurang beruntung dialami oleh Ay (14), siswi SMPN 17 Pontianak yang menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan 12 orang pelajar berbagai SMA di Kota Pontianak," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Selasa (9/4/2019).

Aksi pengeroyokan dipicu masalah asmara. Dari informasi yang dihimpun kakak sepupu Ay merupakan mantan pacar dari salah satu pelaku penganiayaan dan terlibat aksi saling sindir di media sosial. Ironisnya, target utama pengeroyokan bukanlah Ay, namun Ay menjadi pelampiasan kekesalan para pelaku.

Akibat pengeroyokan itu, Ay menjalani perawatan intensif di rumah sakit lantaran mengalami sejumlah luka di wajah, perut hingga kemaluannya mengalami peradangan akibat dihantam benda tumpul. Kisah tragis yang dialami oleh Ay pun menggugah hati para warganet.

Banyak warganet yang menyuarakan keadilan untuk Ay yang menjadi korban pengeroyokan. Warganet pun mendesak agar aparat hukum memberikan hukuman berat meskipun para pelaku masih di bawah umur.

#JusticeForAudrey rajai trending topic Indonesia (Twitter)
#JusticeForAudrey rajai trending topic Indonesia (Twitter)

"Mari doakan Audrey dan keluarganya bisa melewati ini semua. Ayo gunakan #JustiuceForAudrey sebagai dukungan kita untuk Audrey dan keluarganya. Simpati juga untuk keluarga pelaku yang mungkin tidak tahu kelakuak anaknya di luar rumah, tapi keadilan harus tetap ditegakkan," kata @zianafazura.

"Jangan karena katanya 'masih di bawah umur' apa-apa damai, anak zaman sekarang mah udah gak bisa dibilang di bawah umur, bunuh aja bisa. Gilaaa enteng banget trauma orang masih mikirin masa depan orang-orang jahat kayak gitu," ujar @indriastti.

"Luka fisik bisa sembuh, tapi psikis tidak semudah itu," cuit @deadipa.

"Stop bullying. Luka, pembengkakan dan sebagainya bisa saja hilamng dan tidak membekas seiring berjalannya waktu, tapi mental tidak akan pernah sembuh hanya karena waktu. Mari bersuara agar kejadian seperti ini tidak akan pernah terulang lagi," ungkap @alwkth.

"Sahabat mari ciptakan lingkungan yang sehat dan bebas perundungan. Semoga korban Audrey bisa segera bangkit dan menjalankan hidupnya kembali," tutur @indonesiainlove.

"Tuhan tidak tidur. Keep strong Audrey," ucap @nadinecan_.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Media Sosial Berefek Penyakit Mental, Remaja Ini Berjuang Sembuh

Sebut Media Sosial Berefek Penyakit Mental, Remaja Ini Berjuang Sembuh

Lifestyle | Minggu, 07 April 2019 | 15:00 WIB

Tendang Alat Vital, Wanita Nyaris Jadi Korban Kejahatan di Transjakarta

Tendang Alat Vital, Wanita Nyaris Jadi Korban Kejahatan di Transjakarta

News | Rabu, 03 April 2019 | 15:47 WIB

KPAI: Korban Prostitusi Anak Direkrut via Media Sosial

KPAI: Korban Prostitusi Anak Direkrut via Media Sosial

Tekno | Sabtu, 30 Maret 2019 | 00:05 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB