Ledakan Ruko Tewaskan 2 Anak, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian

Agung Sandy Lesmana
Ledakan Ruko Tewaskan 2 Anak, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Lokasi ledakan gas di rumah toko, Jalan Kruing, Medan, Sumatera Utara, Jumat (12/4). [ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi]

Agus menjelaskan, penyidik turut melibatka PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk menelisik asal mula pemicu ledakan yang diduga berasal dari tabung gas tersebut.

Suara.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto menyebutkan ledakan di rumah toko (ruko) di Jalan Kruing No 3D, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Sumatera Utara yang mengakibatkan dua anak-anak tewas bukan berasal dari bahan peledak.

Menurutnya, ledakan itu karena adanya unsur kelalaian yang mengakibatkan kebocoran gas di ruko tersebut.

"Dari tadi malam kita sudah laksanakan olah TKP. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan kaitan dengan bahan peledak. Berdasarkan keterangan saksi yang kita peroleh, bahwa sejak pagi mereka sudah mencium bau gas," kata Agus saat meninjau lokasi ledakan, Jumat (12/4/2019).

Agus menjelaskan, penyidik turut melibatka PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk menelisik asal mula pemicu ledakan yang diduga berasal dari tabung gas tersebut.

Lokasi ledakan gas di rumah toko, Jalan Kruing, Medan, Sumatera Utara, Jumat (12/4). [ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi]
Lokasi ledakan gas di rumah toko, Jalan Kruing, Medan, Sumatera Utara, Jumat (12/4). [ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi]

“Karena situasi TKP seperti ini, kita sama-sama sekarang akan melaksanakan olah TKP bersama dengan PGN. Kita juga bekerjasama dengan Basarnas Kota Medan untuk olah TKP mengetahui sumber ledakan di mana, yang menyebabkan terjadi ledakan. Apakah dari PGN atau dari tabung gas. Karena korban menggunakan 2 gas PGN dan satu tabung gas,” urai Agus.

Terkait informasi masyarakat, bahwa penyebab ledakan diduga dari keran gas PGN yang bocor. Agus tidak mau asal menuduh, apalagi dalam peristiwa ini ada korban jiwa dan belasan luka-luka. Dirinya sudah ingatkan PGN untuk mencari tahu penyebab ledakan.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto. (medanheadlines.com)
Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto. (medanheadlines.com)

“Karena ini sama-sama masih kita cium bau gas. Kita minta untuk segera dilakukan pengecekan, jangan sampai ada korban yang lain. Karena masyarakat disini cukup padat. Jadi saya minta, kepada PGN untuk lakukan pengecekan di instalasinya,” ujarnya.

“Untuk kejadian ini, siapapun yang lalai dia akan kita proses sesuai ketentuan hukum yang berlalu,” tegas Agus.

Sampai saat ini, lanjut Agus sudah ada beberapa orang saksi yang diperiksa. Namun belum bisa menyeluruh, lantaran para korban masih harus mendapatkan perawatan.

“Tapi, tentu yang utama kita cari tahu dulu penyebab ledakan. Untuk memberitahukan kepada masyarakat. Kita juga imbau PGN untuk cek instalasinya. Kepada masyarakat kalau ada mencium bau gas dan lain sebagainya untuk segera dilaporkan. Karena dalam kejadian ini yang maha kuasa sudah memberikan tanda-tanda kepada kita sekalian. Hendaknya tanda-tanda itu kita sikapi sehingga tidak timbul menjadi korban,” Pungkasnya

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS