Kemacetan di Area GBK saat Jokowi Kampanye Akbar, Ini Kata Sekjen Demokrat

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 13 April 2019 | 20:40 WIB
Kemacetan di Area GBK saat Jokowi Kampanye Akbar, Ini Kata Sekjen Demokrat
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyapa pendukung saat kampanye akbar bertajuk "Konser Putih Bersatu" di Jakarta, Sabtu (13/4).[Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan turut merasakan imbas dari penutupan sejumlah ruas jalan saat kampanye akbar Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin di Stasiun GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Tetapi, Hinca memaklumi karena mengingat kampanye yang dilakukan Jokowi - Maruf Amin merupakan kampanye final sebelum masa tenang jelang pencoblosan pada 17 April 2019.

Hinca mengatakan, saat itu ia harus menghadiri sebuah rapat di Hotel Mandarin Oriental di kawasan Thamrin pada Sabtu (13/4/2019) siang. Namun dirinya sudah tidak bisa melewati sehingga harus mengambil jalan alternatif yakni menyimpan kendaraannya yang terletak agak jauh dari tujuan.

"Lalu saya parkir di Bank Mandiri mau keluar sudah nggak bisa, sama sekali nggak bisa jalan, akhirnya muter ke belakang sampe kesini," kata Hinca di Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4/2019).

Meskipun agak kesulitan akibat adanya kemacetan tersebut, namun Hinca meyakini jika Jokowi - Maruf Amin sudah menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat.

"Iya (dimaklumi) tim 01 juga sudah menyampaikan permohonan maafnya lah yah karena memang dalam kampanye terakhir seperti ini saya kira tim 01 juga menggunakan kesempatan yang luas," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf Amin di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019 berlangsung meriah. Ratusan ribu pendukung dan simpatisan capres nomor urut 01 memadati GBK dan meluber hingga sejumlah ruas jalan sekitar Senayan.

Pantauan Suara.com pukul 15.00 WIB, kendaraan roda dua, mobil hingga bus memadati jalan sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jalan Arteri Pondok Indah hingga Jalan S Parman. Massa yang hadir terus datang bergelombang menuju arah GBK. Mereka jalan kaki dari arah Hotel Indonesia, arah Jalan Gatot Subroto, hingga dari arah Slipi.

Kemacetan parah terjadi di sejumlah ruas jalan akibat penumpukan kendaraan yang sudah menyemut dan parkir kendaraan yang memakan dua lajur jalan. Jalan Asia Afrika dan ruas Jalan Sudirman berlaku buka tutup karena banyaknya kendaraan dan pengunjung yang masuk kawasan Sudirman dan Senayan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Jokowi-Maruf Selesai, Massa Mulai Tinggalkan GBK dan Mengaku Puas

Kampanye Jokowi-Maruf Selesai, Massa Mulai Tinggalkan GBK dan Mengaku Puas

News | Sabtu, 13 April 2019 | 17:03 WIB

Demi Jokowi, Anak-anak Punk Asal Surabaya Numpang Mobil Barang ke GBK

Demi Jokowi, Anak-anak Punk Asal Surabaya Numpang Mobil Barang ke GBK

News | Sabtu, 13 April 2019 | 17:00 WIB

Ormas Mantan Presiden PKS Hadir di Kampanye Jokowi di Stadion GBK

Ormas Mantan Presiden PKS Hadir di Kampanye Jokowi di Stadion GBK

News | Sabtu, 13 April 2019 | 16:25 WIB

Tak Ingin Pendukung Jokowi Lelah, 1.000 Tukang Pijat Disebar di Area GBK

Tak Ingin Pendukung Jokowi Lelah, 1.000 Tukang Pijat Disebar di Area GBK

News | Sabtu, 13 April 2019 | 15:43 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×