Hujan Badai Hambat Distribusi Logistik Pemilu ke Pulau Seribu

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 16 April 2019 | 04:00 WIB
Hujan Badai Hambat Distribusi Logistik Pemilu ke Pulau Seribu
Suasana penyaluran distribusi Logistik Pemilu 2019 di Kepulauan Seribu. [Antara]

Suara.com - Hujan badai yang terjadi pada Senin (14/4/2019) malam, menghambat distribusi logistik untuk keperluan penyelenggaraan Pemilu 2019 di wilayah Kepulauan Seribu.

Hal tersebut dialami Kapal Motor (KM) Makmur Jaya 11 Ekspress yang mengangkut logistik Pemilu 2019 dari Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Kapal tersebut terhalang hujan badai di sekitar Pulau Kelapa.

"Kapal itu akan kembali lagi ke Pulau Pramuka dan melanjutkan distribusi logistik setelah kondisi cuaca mendukung," kata Pelaksana Tugas Sekretaris KPU Kabupaten Kepulauan Seribu Charly Siadari di Pulau Pramuka seperti dilansir Antara, Selasa (15/4/2019).

KM Makmur Jaya 11 Ekspress mengangkut logistik untuk Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dengan 42 TPS yang didistribusikan ke Kelurahan Pulau Panggang, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.

Charly menjelaskan, KM Makmur Jaya 11 Ekspress berangkat dari Pulau Pramuka, Senin siang, kemudian singgah di sejumlah pulau untuk menurunkan logistik.

"Rute terkahir di Pelabuhan Marina ancol untuk 11 TPS berbasis DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) yang akan disitribusikan ke wilayah pertambangan minyak milik Pertamina," jelas Charly.

Karena terhalang hujan badai, logistik untuk 11 TPS itu ditunda penyalurannya. KM Makmur Jaya akan kembali ke Pulau Pramuka bersama 20-an petugas KPPS.

KPU Kepulauan Seribu mencatat daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap ketiga (DPTHP-3) sebanyak 19.013 pemilih tersebar di 70 TPS, sementara DPTb sebanyak 1.832 pemilih tersebar di 11 TPS berbasis DPTb.

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengatakan bahwa jarak tempuh antarpulau turut memengaruhi proses distribusi logistik Pemilu 2019 di wilayah kerjanya.

"Karena wilayahnya kepulauan sehingga dibutuhkan strategi untuk mendistribusikan logistik," kata Husein usai melepas secara simbolis distribusi logistik Pemilu di Pulau Pramuka.

Menurut Husein, melihat letak geografis, transportasi laut menjadi satu-satunya jalur distribusi penyaluran logistik. Dengan demikian, terhambat atau tidaknya distribusi di tempat sangat dipengaruhi kondisi cuaca, seperti hujan dan ombak lautan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

160 Kotak Suara Pemilu Mulai Didistribusikan ke TPS di Kelurahan Tambora

160 Kotak Suara Pemilu Mulai Didistribusikan ke TPS di Kelurahan Tambora

News | Senin, 15 April 2019 | 10:26 WIB

KemenPUPR Terus Percantik Infrastruktur Wisata Kepulauan Seribu

KemenPUPR Terus Percantik Infrastruktur Wisata Kepulauan Seribu

Bisnis | Kamis, 04 April 2019 | 09:58 WIB

Anies Mau Tambah Alat Pengubah Air Laut Jadi Air Bersih di Kepulauan Seribu

Anies Mau Tambah Alat Pengubah Air Laut Jadi Air Bersih di Kepulauan Seribu

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 21:11 WIB

Di Depan Anies, Nelayan Kepulauan Seribu Keluhkan Mahalnya Harga Solar

Di Depan Anies, Nelayan Kepulauan Seribu Keluhkan Mahalnya Harga Solar

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 12:44 WIB

Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu Terseok-seok

Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu Terseok-seok

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 10:58 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB