Kisah 'Sadis' Perawat Jane Toppan Bunuh 31 Pasien Demi Gairah Seksual

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 16 April 2019 | 14:56 WIB
Kisah 'Sadis' Perawat Jane Toppan Bunuh 31 Pasien Demi Gairah Seksual
Jane Toppan - (Headstuff)

Suara.com - Seorang wanita perawat yang dikenal dengan nama Jane Toppan telah menggemparkan dunia medis karena aksi pembunuhannya pada puluhan pasien yang ia lakukan demi memuaskan gairah seksual. Kisah pembunuhan yang mengerikan itu telah tercatat dalam sejarah sejak 1890-an.

Menurut laman resmi Headstuff, Jane Toppan lahir dengan nama Honora Kelley di Boston, AS pada 1850-an. Orang tuanya, Peter dan Bridget, adalah imigran dari Irlandia.

Saat Nora masih kecil, Bridget meninggal karena penyakit TBC. Peter, yang bekerja sebagai penjahit, lantas harus membesarkan ketiga putrinya, termasuk si bungsu Nora, seorang diri.

Namun, karena kelakuan kasar Peter, Nora dan kakaknya, Delia, dimasukkan ke panti asuhan Boston Female Asylum pada sekitar 1860. Sedangkan si sulung Nellie, yang kala itu sudah dewasa, hidup sendirian, meskipun pada akhirnya menderita penyakit kejiwaan, seperti ayahnya.

Dua tahun setelahnya, Nora, saat itu berusia 8 tahun, keluar dari panti asuhan dan menjadi pelayan kontrak di rumah seorang janda bernama Ann Toppan. Dari sana ia mulai mendapat nama baru 'Jane' karena Ann tak menyukai orang Irlandia dan nama 'Nora' terdengar terlalu etnik.

Di rumah barunya itu, Jane Toppan tumbuh besar bersama putri Ann Toppan, Elizabeth.

Pada sekitar 1870, Ann meninggal. Jane Toppan pun bekerja sebagai pelayan kontrak hanya untuk saudara asuhnya sampai 1885, saat ia memutuskan untuk pergi hingga diterima di sekolah keperawatan Cambridge Hospital di Boston.

Ia dipanggil 'Jolly Jane' di sana karena kepribadiannya yang selalu ceria dan banyak bicara, tetapi Jane lebih suka dipanggil 'Jennie'.

Jennie menjadi perawat favorit para pasien karena karakternya. Ia sendiri juga menyukai para pasiennya, tetapi dengan cara yang aneh -- melihat pasiennya sekarat meningkatkan gairah seksual wanita yang diam-diam adalah pembunuh itu.

baca juga

Awalnya saat masih magang, Jennie melakukan eksperimen secara diam-diam dengan memberikan pasien dosis opium untuk melihat efeknya. Tak disangka, Jennie ternyata merasakan kenikmatan tersendiri melihat para pasiennya menderita hingga ajal menjemput.

Jennie pun makin liar. Ia mulai mencoba-coba campuran obat atropine dengan morphine.

Kematian beberapa pasien membuat dokter bingung, tetapi Jennie tak dicurigai. Sifat nabati racun dari Jennie itu menyamarkan tindakan menyimpangnya.

Reputasinya sebagai perawat malah dipuji, dan ia pun direkomendasikan untuk bekerja di Massachusetts General Hospital. Kinerjanya di sana dinilai bagus. Jennie bahkan dipromosikan dalam waktu yang sangat cepat.

Praktik pembunuhan dengan obat-obatan yang dilakuan secara tersembunyi terus dilakukan Jennie. Meski begitu, masih belum ada orang yang mencurigainya.

Ia hanya disalahkan karena telah mencuri uang dan cincin berlian pasien. Pada 1890 ia keluar dari Massachusetts General tanpa lisensi perawat,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Mayat dalam Karung, 2 Tersangka Terancam Hukuman Seumur Hidup

Kasus Mayat dalam Karung, 2 Tersangka Terancam Hukuman Seumur Hidup

Banten | Senin, 15 April 2019 | 13:08 WIB

Fakta Terbaru Mayat dalam Koper, Pelaku Dibekuk hingga Kepala Ditemukan

Fakta Terbaru Mayat dalam Koper, Pelaku Dibekuk hingga Kepala Ditemukan

News | Jum'at, 12 April 2019 | 17:25 WIB

Kerap Disebut Murahan, Wanita Bertato Dibunuh Rekannya saat Mandi di Sungai

Kerap Disebut Murahan, Wanita Bertato Dibunuh Rekannya saat Mandi di Sungai

Banten | Jum'at, 12 April 2019 | 15:08 WIB

Lahir Prematur dan Ditinggal Orang Tuanya, Bayi Ini Diadopsi Perawat

Lahir Prematur dan Ditinggal Orang Tuanya, Bayi Ini Diadopsi Perawat

Health | Selasa, 09 April 2019 | 06:40 WIB

Terencana, Polisi Duga Budi Sengaja Dimutilasi untuk Hilangkan Jejak Pelaku

Terencana, Polisi Duga Budi Sengaja Dimutilasi untuk Hilangkan Jejak Pelaku

Jatim | Senin, 08 April 2019 | 11:11 WIB

Terkini

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

×