Mahfud Skeptis soal Janji-janji Pemilu: Penjahat dan Pejabat Berbeda Tipis

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 16 April 2019 | 17:40 WIB
Mahfud Skeptis soal Janji-janji Pemilu: Penjahat dan Pejabat Berbeda Tipis
Mantan Ketua MK Mahfud MD di kantor MMD Initiative Senen, Jakpus. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengaku tidak mempercayai visi-misi para kandidat Pemilu, Calon Presiden (Capres) atau Calon Legislatif (Caleg) di Pemilu 2019. Bahkan, Mahfud mengaku sudah lama skeptis dengan semua janji-janji yang disampaikan para peserta pemilu.

Menurut Mahfud, visi-misi yang dipublikasi oleh para kontestan Pemilu dibuat oleh timnya. Bahkan kandidatnya sendiri disebut Mahfud tidak mengerti visi-misinya. Meskipun mengerti, kata dia, visi-misi itu juga tidak akan dilaksanakan bila nantinya terpilih sebagai wakil rakyat.

Mahfud juga mengatakan yang disampaikan oleh para kandidat hanya yang baiknya dan pasti menyembunyikan kejelekannya. Keburukan yang sudah dilakukan, kata Mahfud masih ditutupi lalu di kemas dalam visi-misi yang terlihat baik dan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Itu (visi-misi) yang formalitas begitu kadangkala yang buat enggak ngerti, kemudian kalau ngerti juga tidak dilaksanakan juga, itu kan hanya janji semata, semua pasti menyembunyikan yang jelek," ujar Mahfud MD, dalam acara diskusi bertajuk Pilih yang Bersih, Cek Rekam Jejak di kantor MMD Initiative Senen, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Mahfud menyamakan, kelakuan penjabat negara berbeda tipis dengan penjahat. Sebab, menurutnya, banyak pejabat yang melakukan kejahatan setelah berhasil mendapatkan kekuasan dan nasibnya berakhir di penjara setelah terkena operasi tangkap tangan (OTT) penyidik KPK.

"Berbeda tipis antara pejabat dan penjahat. Sekarang jadi pejabat dan besoknya di OTT. Maka jadi penjahat ada yang begitu, karena yang diumumkan dan dikerjakan itu tidak selalu sama," kata Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Pastikan Pengungsi Syiah Bisa Mencoblos di Pengungsian

KPU Pastikan Pengungsi Syiah Bisa Mencoblos di Pengungsian

Jatim | Selasa, 16 April 2019 | 16:58 WIB

Coblos 5 Surat Suara, JK Minta Pemilih Jangan Lama-lama di Bilik

Coblos 5 Surat Suara, JK Minta Pemilih Jangan Lama-lama di Bilik

News | Selasa, 16 April 2019 | 16:43 WIB

Besok, 55 Orang Gangguan Jiwa di Bogor Ikut Nyoblos Pemilu

Besok, 55 Orang Gangguan Jiwa di Bogor Ikut Nyoblos Pemilu

Jabar | Selasa, 16 April 2019 | 16:39 WIB

Sangkal Politik Uang, PKS: Caleg Ali Hanya Ganti Biaya Konsumsi Emak-emak

Sangkal Politik Uang, PKS: Caleg Ali Hanya Ganti Biaya Konsumsi Emak-emak

News | Selasa, 16 April 2019 | 16:34 WIB

Tidak Golput Pemilu 2019 Bisa Gratis Masuk Ragunan Besok

Tidak Golput Pemilu 2019 Bisa Gratis Masuk Ragunan Besok

News | Selasa, 16 April 2019 | 16:31 WIB

Terkini

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:11 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

×