Ini Tanggapan Menteri ESDM Jonan Soal Film Sexy Killers

Chandra Iswinarno

Kamis, 18 April 2019 | 06:00 WIB
Ini Tanggapan Menteri ESDM Jonan Soal Film Sexy Killers
Menteri ESDM Ignasius Jonan. [Antara]

Suara.com - Polemik film dokumenter garapan Watchdoc berjudul Sexy Killers terus bergulir di masyarakat. Film yang disutradarai Dandhy Laksono itu mengangkat sisi gelap persoalan industri pertambangan dan energi yang tak ramah lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pun angkat bicara. Meski diakuinya belum menonton film tersebut, Jonan mengungkapkan selama ini pemerintah melalui kementeriannya telah membuat aturan dengan jaminan tidak ada kerusakan lingkungan.

"Saya sudah buat peraturan, kalau tidak ada komitmen misalnya jaminan reklamasi, kita tidak akan layani, termasuk semua perizinan terkait pertambangan itu," kata Jonan seperti dilansir Antara usai ditemui di TPS 099 Cipete Utara, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Jonan menjelaskan seluruh pemegang konsesi tambang diwajibkan melakukan kegiatan reklamasi dan konservasi lingkungan sesuai peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Ia menegaskan Kementerian ESDM tidak akan memberikan izin kegiatan pertambangan, jika tidak ada jaminan melakukan reklamasi.

Film "Sexy Killers" yang diunggah di laman Youtube Watchdoc Image pada Sabtu (13/4/2019) sempat digadang menjadi salah satu referensi pertimbangan publik untuk memilih Presiden pada Pemilu 2019.

Hingga hari keempat, tercatat jumlah penonton mencapai 13,5 juta lebih penonton. Padahal, sehari sebelumnya, film tersebut sudah ditonton delapan juta penonton.

Film ini menceritakan industri pertambangan batu bara dari hulu hingga menjadi bahan baku untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Dampak dari kegiatan tambang ini tak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan manusia.

baca juga

Film Sexy Killers sendiri diakui pembuatnya sebagai bagian terakhir dari rangkaian dokumenter yang dibuat semasa perjalanannya berkeliling Indonesia mulai 1 Januari - 31 Desember 2015 silam dengan nama "Ekspedisi Indonesia Biru".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Jalan Kaki ke TPS Diiringi Solawat dan Ngobrol Film Sexy Killers

Sandiaga Jalan Kaki ke TPS Diiringi Solawat dan Ngobrol Film Sexy Killers

News | Rabu, 17 April 2019 | 08:09 WIB

Ditanya Soal Film Sexy Killers, Sandiaga: Bukan Film Seks Kan?

Ditanya Soal Film Sexy Killers, Sandiaga: Bukan Film Seks Kan?

News | Selasa, 16 April 2019 | 21:35 WIB

Hari Ketiga Diunggah di Youtube, Film Sexy Killers Tembus 8 Juta Penonton

Hari Ketiga Diunggah di Youtube, Film Sexy Killers Tembus 8 Juta Penonton

News | Selasa, 16 April 2019 | 21:16 WIB

Di Indramayu, Pemutaran Sexy Killer Sempat Dihentikan Panwaslu Setempat

Di Indramayu, Pemutaran Sexy Killer Sempat Dihentikan Panwaslu Setempat

News | Senin, 15 April 2019 | 16:58 WIB

Produser Film Sexy Killers: Kita Mau Publik Lebih Cerdas Memilih Pemimpin

Produser Film Sexy Killers: Kita Mau Publik Lebih Cerdas Memilih Pemimpin

News | Senin, 15 April 2019 | 16:28 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×