Brimob Nusantara ke Jakarta, BPN: Perburuk Citra di Dunia Internasional

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 23 April 2019 | 17:25 WIB
Brimob Nusantara ke Jakarta, BPN: Perburuk Citra di Dunia Internasional
Ilustrasi.[Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai pengerahan Brimob Nusantara dari Polda di berbagai provinsi ke Jakarta merupakan hal yang berlebihan. Sebab, dia menganggap situasi Ibu Kota masih kondusif pasca pemilu 2019.

Dahnil Anzar Simanjuntak justru menilai, adanya pengerahan personel Brimob di Jakarta malah bisa menciptakan kesan suasana tidak aman.

"Jadi terkesan bahwasannya situasi kita tidak aman, jadi justru kondisi seperti itu tidak baik dilihat oleh dunia internasional," kata Dahnil di Media Center BPN Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Pasukan brimob kepolisian mengamankan kota Pontianak, Kalimantan Barat. [Antara/Jessica Helena Wuysang]
Pasukan brimob kepolisian mengamankan kota Pontianak, Kalimantan Barat. [Antara/Jessica Helena Wuysang]

Menurut Dahnil, dunia internasional akan melihat situasi Indonesia sedang tidak aman berdasarkan simbol-simbol adanya orang bersenjata dan berseragam dikerahkan dalam jumlah besar. Apalagi pengerahan pasukan Brimob tersebut di wilayah Jakarta yang notabennya menjadi pusat pemerintahan Indonesia.

"Nah itu justru memperburuk citra Indonesia di dunia internasional cara-cara begitu, jadi justru harusnya di era demokrasi pola-pola dialogis itu yang dikedepankan," kata Dahnil.

Sebelumnya, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia atau Mabes Polri membenarkan jika ada penarikan pasukan Brimob seluruh Nusantara ke wilayah Jakarta.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, penarikan Brimob ke Jakarta sebagai bentuk antisipasi dalam pengamanan Pemilu 2019.

"Seluruh pentahapan Pemilu muara akhirnya adalah di Jakarta yang perlu diantisipasi dalam waktu dekat adalah penetapan hasil penghitungan, itu yang paling penting," tutur Dedi di Mabes Polri.

Menurutnya, penarikan Brimob ke Jakarta tersebut sudah dipertimbangkan secara matang demi menjaga suasana kondusif pasca Pemilu 2019.

baca juga

"Dan tentunya kita mengamankan berbagai macam kegiatan masyarakat yg ada di jakarta. baik pertimbangan secara intelijen secara komprehensif," ujar Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penghitungan Suara Pemilu di Surabaya Diulang, Ada Kecurangan Terstruktur?

Penghitungan Suara Pemilu di Surabaya Diulang, Ada Kecurangan Terstruktur?

News | Senin, 22 April 2019 | 09:19 WIB

Jokowi Utus Luhut, Prabowo Belum Putuskan Mau atau Tidak Menerimanya

Jokowi Utus Luhut, Prabowo Belum Putuskan Mau atau Tidak Menerimanya

News | Sabtu, 20 April 2019 | 20:25 WIB

Dahnil Anzar: Tidak Ada Utusan Jokowi yang Temui Prabowo

Dahnil Anzar: Tidak Ada Utusan Jokowi yang Temui Prabowo

News | Jum'at, 19 April 2019 | 13:13 WIB

Jokowi Menang Versi Lembaga Survei, Timses Prabowo Serukan Pendukung Joget

Jokowi Menang Versi Lembaga Survei, Timses Prabowo Serukan Pendukung Joget

News | Rabu, 17 April 2019 | 18:17 WIB

Prabowo Dikabarkan Bakal Naik Kuda ke TPS, Ini Kata Jubirnya

Prabowo Dikabarkan Bakal Naik Kuda ke TPS, Ini Kata Jubirnya

News | Selasa, 16 April 2019 | 19:29 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×