Jawaban Telak KPU Saat BPN Prabowo Menyebut Ada 13 Juta 'Pemilih Gila'

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 25 April 2019 | 08:40 WIB
Jawaban Telak KPU Saat BPN Prabowo Menyebut Ada 13 Juta 'Pemilih Gila'
Ilustrasi simulasi Pemilu 2019. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Ustaz Haikal Hassan menyebut ada 13 juta 'orang gila' yang mencoblos di Pemilu 2019. Ia lantas mempertanyakan bukti-bukti pencoblosan dari 13 juta 'orang gila' tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Haikal Hassan lewat akun Twitternya @haikal_hassan pada Selasa (24/4) kemarin.

"Katanya org gila nyoblos ada 13 juta. Trus ada video nya? Ada catatannya? Ada formulir C1 nya? Masa gak ada yg rekam? Mana 13 juta itu? Allah saja tak memberi kewajiban apa2 thd orang gila... anda malah waijibkan ikut nyoblos. Yg gila siapa ya? Mudah2an yg curang menjadi gila...," cuit Haikal Hassan seperti dikutip Suara.com, Kamis (25/4/2019).

Cuitan Haikal Hassan tersebut lantas ditanggapi langsung oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Pramono Ubaid Tanthowi. Pramono melalui akun Twitternya @PramonoUtan.

Pramono mengatakan, tidak ada pemilih 'gila'. Menurutnya yang benar berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni pemilih dengan gangguan kejiwaan atau gangguan ingatan.

"Mohon maaf, pak @haikal_hassan. Pemilih "gila" itu hoax. Yg benar, sesuai Putusan MK 135/2015 adalah pemilih dg "gangguan jiwa/ingatan". Gila hanya salah satu jenisnya. Lagipula angkanya juga hoax. Dulu 14 juta. Sekarang didiskon jadi 13 juta. Yg benar hanya 54.295. Demikian," tulis @PramonoUtan menanggapi cuitan @haikal_hassan.

Lebih lanjut, Pramono juga mengunggah diagram grafis dari KPU terkait jumlah pemilih disabilitas. Dari diagram grafis yang diunggah diketahui jumlah pemilih penyandang disabilitas di daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 sebanyak 363.200 atau 0,191% dari DPT.

Adapun sebanyak 54.295 orang atau 0,029% pemilih adalah pemilih penyandang disabilitas grahita dan mental. Data tersebut menipis kabar bohong atau hoaks yang menyebut pemilih penyandang disabilitas grahita dan mental mencapai 14 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Kali Masuk Rumah Sakit, Petugas KPPS di Semarang Akhirnya Meninggal

2 Kali Masuk Rumah Sakit, Petugas KPPS di Semarang Akhirnya Meninggal

News | Kamis, 25 April 2019 | 08:26 WIB

Real Count KPU Kamis Pagi: Jokowi 55,80% - Prabowo 44,20%

Real Count KPU Kamis Pagi: Jokowi 55,80% - Prabowo 44,20%

News | Kamis, 25 April 2019 | 06:13 WIB

Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Tak Ditanggung BPJS

Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Tak Ditanggung BPJS

News | Kamis, 25 April 2019 | 06:03 WIB

Kisah Prabowo, Ketua KPPS yang Meninggal Dunia Terkena Serangan Jantung

Kisah Prabowo, Ketua KPPS yang Meninggal Dunia Terkena Serangan Jantung

News | Rabu, 24 April 2019 | 22:09 WIB

144 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Ajak Jajarannya di Daerah Salat Gaib

144 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Ajak Jajarannya di Daerah Salat Gaib

News | Rabu, 24 April 2019 | 21:27 WIB

Terkini

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB