Update Real Count KPU Jumat Siang: Prabowo Kesulitan Menyalip Suara Jokowi

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 26 April 2019 | 11:35 WIB
Update Real Count KPU Jumat Siang: Prabowo Kesulitan Menyalip Suara Jokowi
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. [Suara.com/Arief Hermawan]

Suara.com - Penghituan suara dalam real count KPU hingga Jumat Pukul 10.45 WIB, pengumpulan data TPS sudah mencapai sekitar 36,26 persen atau 294.972 dari 813.350 TPS yang ada di Seluruh Indonesia.

Untuk sementara, Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut Nomor 01 Joko Widodo - Maruf Amin masih unggul sekitar 6,7 juta suara dari Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno. Dalam sistem penghitungan yang ada di situs kpu.go.id, Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin memperoleh suara sebanyak 31.088.881 atau 56, 11 persen.

Sedangkan Pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengumpulkan suara sebanyak 24.321.336 atau 43,89 persen. Secara umum, pasangan Prabowo - Sandiaga Uno mengungguli suara Joko Widodo - Maruf Amin di Pulau Sumatera dan Sulawesi.

Untuk keunggulan di Pulau Sulawesi, Pasangan Prabowo - Sandiaga Uno unggul dengan selisih 2.285.895 suara. Sedangkan di Sulawesi, hanya 30.148 suara.

Meski begitu di beberapa pulau besar lainnya, seperti Jawa, Kalimantan, Papua, Bali dan Nusa Tenggara masih dikuasai Joko Widodo - Maruf Amin. Sedangkan jumlah provinsi yang menyumbangkan suara terbanyak untuk Prabowo masih berjumlah 13 provinsi, sedangkan sisanya menunjukan keunggulan Jokowi - Maruf Amin.

Sedangkan untuk penghitungan perolehan suara partai politik dalam pemilihan legislatif DPR RI berdasarkan data yang masuk dalam real count dari 106.107 TPS atau 13 persen dari total 813.350 TPS pada pukul 11.15 WIB, menunjukan PDI Perjuangan masih berada di urutan teratas dengan presentase 19,47 persen.

Disusul Partai Golkar 14,13 persen, Partai Gerindra 11,19 persen, Partai Nasdem 10,26 persen, Partai Demokrat 8,3 persen, PKB 7,97 persen, PKS 7,24 persen, PAN 6,28 persen, PPP 4,21 persen.

Sisanya berturut-turut Partai Perindo 2,79 persen, Partai Berkarya 2,12 persen, PSI 1,85 persen, PBB 0,99 persen, Partai Garuda 0,57 persen dan PKPI 0,34 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: Prabowo dan Jokowi Diuntungkan Dengan Kesalahan Real Count KPU

Mahfud MD: Prabowo dan Jokowi Diuntungkan Dengan Kesalahan Real Count KPU

News | Jum'at, 26 April 2019 | 10:45 WIB

Update Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,07% - Prabowo 43,93%

Update Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,07% - Prabowo 43,93%

News | Jum'at, 26 April 2019 | 05:57 WIB

Timses Jokowi Akan Buktikan Kecurangan Pilpres 2019 Dilakukan Kubu Prabowo

Timses Jokowi Akan Buktikan Kecurangan Pilpres 2019 Dilakukan Kubu Prabowo

News | Kamis, 25 April 2019 | 21:07 WIB

Bantah Tudingan Hasto, BPN: Tak Usah Rayu Bawaslu, C1 Sifatnya Terbuka

Bantah Tudingan Hasto, BPN: Tak Usah Rayu Bawaslu, C1 Sifatnya Terbuka

News | Kamis, 25 April 2019 | 20:13 WIB

Real Count KPU Kamis Malam: Jokowi Geber Gigi 5, Prabowo Belum Bisa Nyalip

Real Count KPU Kamis Malam: Jokowi Geber Gigi 5, Prabowo Belum Bisa Nyalip

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:43 WIB

Terkini

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB