Davin Kirana Menang di Malaysia, BPN: Contoh Buruk Penyelenggara Demokrasi

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 26 April 2019 | 17:30 WIB
Davin Kirana Menang di Malaysia, BPN: Contoh Buruk Penyelenggara Demokrasi
Koordinator Juru Debat BPN Sudirman Said. (Suara.com/Tio).

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menanggapi kemenangan caleg Partai NasDem Davin Kirana setelah meraih suara terbanyak di wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia. Padahal, nama Davin sempat tercatut dalam kasus tercoblosnya surat suara di Malaysia.

Koordinator Juru Debat BPN Sudirman Said mencurigai adanya konflik kepentingan di balik kemenangan Davin Kirana di Malaysia. Sebab, Davin merupakan anak kandung Duta Besar RI untuk Kerajaan Malaysia Rusdi Kirana.

"Ini wilayah yang disebut sebagai etika publik, antara lain mengenal asas yang namanya konflik of interest, kan dugaan di Malaysia itu kan selama ini bahwa Dubesnya tidak imparsial, tidak independen," kata Sudirman Said di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarya Selatan, Jumat (26/4/2019).

Instagram Davin Kirana ramai diserbu komentar netizen. (Instagram)
Instagram Davin Kirana ramai diserbu komentar netizen. (Instagram)

Menurutnya kemenangan caleg nomor urut 2 tersebut sebagai potret buruk pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia.

"Kami tidak menuduh apa-apa, tapi itu dua hal ini bisa dihubungkan, itulah salah satu konsen kita, kok begitu buruknya cara kita menyelenggarakan demokrasi, seorang pejabat tinggi, wakil negara, di luar negeri tidak memberikan contoh yang baik kepada warganya," jelasnya.

[Twitter]
[Twitter]

Untuk diketahui, Davin Kirana meraih suara terbanyak dengan jumlah 2.929 suara. Anak Bos Lion Air yang juga Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Malaysia, Rusdi Kirana tersebut diketahui maju menjadi caleg nomor urut 02 dari Partai Nasdem.

Suara Davin jauh mengungguli Ketua Partai Nasdem Malaysia Tengku Adnan yang hanya meraih 735 suara untuk wilayah kerja setempat.

Selain Davin, caleg nomor urut satu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid memperoleh 2.386 suara, kemudian caleg nomor urut satu dari Partai Gerindra yang juga istri Sekjen Partai Gerindra, Hj Himmatul Aliyah SSos MSi, mendapat 2.233 suara.

Padahal nama Davin Kirana sempat mencuat saat viralnya video surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia beberapa waktu lalu. Nama Davin disebut-sebut dalam lembaran surat suara yang tercoblos, lantaran dikabarkan namanya yang tercoblos dalam surat suara tersebut.

Wilayah kerja PPLN Kuala Lumpur meliputi Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Putrajaya, Negeri Selangor, Negeri Perak, Negeri Terengganu dan Negeri Kelantan, sedangkan wilayah Caleg Daerah Pemilihan 2 meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituduh Makar, Eggi Sudjana: Jangan Lupa Saya Advokat Tim BPN

Dituduh Makar, Eggi Sudjana: Jangan Lupa Saya Advokat Tim BPN

News | Jum'at, 26 April 2019 | 15:01 WIB

BPN Klaim Prabowo Menang 80 Persen, TKN Jokowi: Jangan-jangan Halusinasi

BPN Klaim Prabowo Menang 80 Persen, TKN Jokowi: Jangan-jangan Halusinasi

News | Jum'at, 26 April 2019 | 10:09 WIB

Unggul Di Malaysia, Anak Bos Lion Air Disindir Begini Oleh Anggota BPN

Unggul Di Malaysia, Anak Bos Lion Air Disindir Begini Oleh Anggota BPN

News | Kamis, 25 April 2019 | 18:56 WIB

Anak Bos Lion Air, Raup Suara Terbanyak di Wilayah Kerja PPLN Kuala Lumpur

Anak Bos Lion Air, Raup Suara Terbanyak di Wilayah Kerja PPLN Kuala Lumpur

News | Kamis, 25 April 2019 | 16:28 WIB

Djoko Santoso Sebut Prabowo Menang 80 Persen, TKN Beri Sindiran Menohok

Djoko Santoso Sebut Prabowo Menang 80 Persen, TKN Beri Sindiran Menohok

News | Kamis, 25 April 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:47 WIB

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:43 WIB

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:39 WIB

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

News | Senin, 13 April 2026 | 15:29 WIB

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

News | Senin, 13 April 2026 | 15:28 WIB

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

News | Senin, 13 April 2026 | 15:24 WIB

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

News | Senin, 13 April 2026 | 15:17 WIB

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB