Unggul Di Malaysia, Anak Bos Lion Air Disindir Begini Oleh Anggota BPN

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Kamis, 25 April 2019 | 18:56 WIB
Unggul Di Malaysia, Anak Bos Lion Air Disindir Begini Oleh Anggota BPN
Tangkapan layar akun Twitter Mustofa Nahrawardaya. [Twitter]

Suara.com - Direktorat Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya menyindir Caleg Partai NasDem Davin Kirana yang memperoleh suara terbanyak di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sindiran Mustofa itu disampaikan lewat akun Twitter pribadinya @AkunTofa pada Kamis (25/4/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Awalnya Mustofa menautkan pemberitaan yang mengabarkan kalau anak bos Lion Air yang juga Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana memperoleh suara terbanyak di Kuala Lumpur, Malaysia.

Mustofa lantas menyindir jika benar nantinya Davin Kirana terpilih menjadi anggota DPR RI maka semua orang akan mengetahui dengan cara apa anak bos Lion Air itu memenangkan kontestasi pemilihan legislatif tersebut.

"Seumur2, kalau jadi masuk DPR RI, orang akan tahu, bahwa Si Dia ini jadi anggota legislatif dengan cara apa," cuit Mustofa lewat akun Twitter @AkunTofa seperti dikutip suara.com, Kamis (25/4/2019).

Sebagaimana diketahui berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) di wilayah kerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia, Davin Kirana meraih suara terbanyak dengan jumlah 2.929 suara.

Perolehan suara Davin tersebut jauh mengungguli Ketua Partai Nasdem Malaysia Tengku Adnan yang hanya meraih 735 suara untuk wilayah kerja setempat.

Selain Davin, caleg nomor urut satu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid memperoleh 2.386 suara, kemudian caleg nomor urut satu dari Partai Gerindra yang juga istri Sekjen Partai Gerindra, Hj Himmatul Aliyah SSos MSi, mendapat 2.233 suara.

Sementara itu dari PDI Perjuangan, suara terbanyak diraih Eriko Sotarduga BPS sebanyak 1.770 suara, caleg nomor urut satu. Kemudian, caleg nomor urut satu PKB Ahmad Iman memperoleh 1.501 suara.

baca juga

Pendatang baru Caleg Nomor Urut Satu dari PSI Tsamara Amany meraih 1.323 suara, sedangkan Melani Leimena dari Partai Demokrat meraih 598 suara.

Wilayah kerja PPLN Kuala Lumpur meliputi Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Putrajaya, Negeri Selangor, Negeri Perak, Negeri Terengganu dan Negeri Kelantan, sedangkan wilayah Caleg Daerah Pemilihan 2 meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri.

Untuk diketahui, nama Davin Kirana sempat mencuat saat viralnya video surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia beberapa waktu lalu. Nama Davin disebut-sebut dalam lembaran surat suara yang tercoblos, lantaran dikabarkan namanya yang tercoblos dalam surat suara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Bos Lion Air, Raup Suara Terbanyak di Wilayah Kerja PPLN Kuala Lumpur

Anak Bos Lion Air, Raup Suara Terbanyak di Wilayah Kerja PPLN Kuala Lumpur

News | Kamis, 25 April 2019 | 16:28 WIB

Bawaslu dan KPU Diminta Usut Dugaan Jual Beli Suara Pileg di Malaysia

Bawaslu dan KPU Diminta Usut Dugaan Jual Beli Suara Pileg di Malaysia

News | Selasa, 23 April 2019 | 10:32 WIB

Mustofa Nahra Serukan Pemilu Ulang, Warganet: Kan Sudah Menang 62 Persen?

Mustofa Nahra Serukan Pemilu Ulang, Warganet: Kan Sudah Menang 62 Persen?

News | Senin, 22 April 2019 | 18:08 WIB

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, BPN: Dubes Harus Bicara

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, BPN: Dubes Harus Bicara

News | Senin, 15 April 2019 | 23:48 WIB

Anak Dubes Malaysia Terseret Surat Suara Tercoblos, BPN: Sangat Memalukan!

Anak Dubes Malaysia Terseret Surat Suara Tercoblos, BPN: Sangat Memalukan!

News | Senin, 15 April 2019 | 17:58 WIB

Terkini

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:45 WIB

Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie

Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:44 WIB

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:35 WIB

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:22 WIB

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:12 WIB

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:11 WIB

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:05 WIB

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:57 WIB

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:54 WIB

×